
Acehtraffic.com - Parlemen Eropa mengecam pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) terkait kondisi tahanan politik dan penyalahgunaan imigran dan buruh di negara itu.
Anggota parlemen Eropa dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (26/10) mengecam pelanggaran kebebasan dan tindakan ilegal terhadap para tahanan politik di UEA. Demikian televisi al-Alam melaporkan.
Anggota parlemen Eropa dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (26/10) mengecam pelanggaran kebebasan dan tindakan ilegal terhadap para tahanan politik di UEA. Demikian televisi al-Alam melaporkan.
Mereka menuntut pembebasan terhadap 64 tahanan politik UEA dan menegaskan bahwa para pejabat Abu Dhabi pada tahun 2012 telah meningkatkan penumpasan terhadap aktivis-aktivis sosial dan pembela hak asasi manusia.
Parlemen Eropa juga menuntut UEA untuk mereformasi undang-undang di negara itu, sebab negara ini tengah menyalahgunakan pekerja asing khususnya perempuan.
Di bagian lain pernyataannya, parlemen Eropa mengecam kondisi buruk kehidupan para imigran dan pekerja asing serta perlakuan buruk pemerintah terhadap mereka.
Menurut statemen itu, perdagangan manusia dan penyalahgunaan imigran di UEA terus berlanjut. Buruh di negara itu tidak berhak melakukan aksi mogok, bahkan mereka akan dipecat atau tidak menerima upah atau makan jika berani melawan kebijakan pemerintah. Mereka menjadi sasaran kekerasan fisik atau pelecehan seksual.| AT | M | Irib |
