
Acehtraffic.com - Keluarga-keluarga militer Inggris menandatangani sebuah petisi yang ditujukan kepada Perdana Menteri David Cameron dan menuntut penarikan pasukan Inggris dari Afghanistan.
Mereka berkumpul pada Minggu, 7 Oktober 2012 sore di pusat London dan menyerahkan petisi tersebut ke kantor Cameron. Demikian IRNA melaporkan.
Petisi itu disiapkan oleh sebuah organisasi bernama "Keluarga-keluarga militer penentang perang".
Dalam petisi tersebut, disinggung tentang meningkatnya serangan anti-pasukan asing di Afghanistan.
"Pendudukan atas Afghanistan merupakan penyebab utama berlanjutnya kerusuhan di negara itu. Mayoritas warga Afghanistan menuntut penarikan pasukan NATO secepatnya," demikian penggalan isi petisi itu.
Sejumlah anggota parlemen Inggris, seniman, penulis, para pemimpin asosiasi dan organisasi masyarakat sipil juga menandatangani petisi tersebut dan menuntut perdana menteri Inggris menarik pasukannya hingga Natal tahun ini.
Saat ini, sekitar 10 ribu pasukan Inggris berada di Afghanistan dan ditempatkan di wilayah Helmand yang tidak aman.
Meski mayoritas warga Inggris menentang kehadiran militer negara itu di Afghanistan, namun Cameron tetap menegaskan bahwa pasukan Inggris akan berada di Afghanistan hingga akhir tahun 2014.
Berdasarkan data resmi, selama 11 bulan lalu lebih dari 430 pasukan Inggris tewas di Afghanistan dan ratusan lainnya terluka.| AT | M | Irib |
Mereka berkumpul pada Minggu, 7 Oktober 2012 sore di pusat London dan menyerahkan petisi tersebut ke kantor Cameron. Demikian IRNA melaporkan.
Petisi itu disiapkan oleh sebuah organisasi bernama "Keluarga-keluarga militer penentang perang".
Dalam petisi tersebut, disinggung tentang meningkatnya serangan anti-pasukan asing di Afghanistan.
"Pendudukan atas Afghanistan merupakan penyebab utama berlanjutnya kerusuhan di negara itu. Mayoritas warga Afghanistan menuntut penarikan pasukan NATO secepatnya," demikian penggalan isi petisi itu.
Sejumlah anggota parlemen Inggris, seniman, penulis, para pemimpin asosiasi dan organisasi masyarakat sipil juga menandatangani petisi tersebut dan menuntut perdana menteri Inggris menarik pasukannya hingga Natal tahun ini.
Saat ini, sekitar 10 ribu pasukan Inggris berada di Afghanistan dan ditempatkan di wilayah Helmand yang tidak aman.
Meski mayoritas warga Inggris menentang kehadiran militer negara itu di Afghanistan, namun Cameron tetap menegaskan bahwa pasukan Inggris akan berada di Afghanistan hingga akhir tahun 2014.
Berdasarkan data resmi, selama 11 bulan lalu lebih dari 430 pasukan Inggris tewas di Afghanistan dan ratusan lainnya terluka.| AT | M | Irib |
