
London | acehtraffic.com - Menjalin hubungan dengan seorang mantan tentara yang menghabiskan waktu hampir tiga tahun dengan serigala di taman satwa liar dan tanpa mandi bukanlah impian yang menarik. Namun, kenyataan itu berlaku pada pasangan ini.
Dijuluki Manusia Srigala, Shaun Ellis, 47 tahun, diyakini memiliki ikatan kuat dengan binatang liar dan mengajar pacarnya, Isla, 30 tahun, untuk menjadi bagian dari mereka.
Pasangan ini bertemu pada bulan September 2009, dan lebih dari dua tahun setelah kencan pertama mereka pada bulan April 2010, mereka menikah sesuai dengan adat tradisi suku pribumi Amerika Serikat dalam sebuah pesta di Devon.
![]() |
| Shaun 'Manusia Srigala' dan Isla Ellis mengikat simpul pernikahan pada acara pernikahan mereka yang sesuai adat pribumi Amerika Serikat |
Karena kecintaan yang mendalam terhadap segala sesuatu yang menyangkut pribumi Amerika Serikat, Shaun Ellis dan Isla membangun tenda seperti tempat tinggal suku Red Indian di taman dan menjadi rumah kedua untuk mereka saat melakukan penelitian secara dekat mengenai kehidupan liar di kawasan tersebut.
Isla mengatakan: "Itu adalah cinta pada pandangan pertama ketika saya bertemu Shaun. Aku tidak benar-benar tahu apa cinta itu sampai aku diperkenalkan kepadanya. Setelah sekian lama membayangkan pria idaman saya, tampaknya pria itu adalah Shaun"

“Shaun telah banyak mengajarkan saya tentang serigala, terutama bagaimana menghormati binatang liar itu. Untungnya aku tidak pernah diserang atau dilukai oleh mereka”
Suaminya (Shaun Ellis) menghabiskan waktu dua setengah tahun berburu, makan, melolong dan tidur bersama empat serigala jantan di sebuah taman yang terletak di Coombe Martin, Devon.
Dia juga membatasi pola makannya untuk makan daging dan tidak mandi supaya bau badannya sesuai dengan hewan liar itu.

Shaun Ellis mengatakan: “Saya lebih nyaman hidup bersama serigala dibandingkan bergaul dengan manusia. Jika berjauhan, saya akan merindukan serigala itu”
"Bagi saya, mereka persis sama seperti sebuah keluarga manusia karena kami berhubungan begitu erat," katanya.
“Jadi saat saya bertemu Isla saya ingin berbagi dengannya. Hal itu tampak wajar. Kami adalah satu keluarga besar. " | AT | Z | DailyMail

