News Update :

Gubernur Jokowi Akan Bangun Stadiun Untuk Persija Jakarta

Rabu, 24 Oktober 2012



Jakarta | acehtraffic.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 1,5 triliun untuk pembangunan stadion yang akan jadi markas tim sepakbola Persija Jakarta.

Pembangunan stadion akan dilakukan secara "multi years" selama tiga tahun anggaran. Pembangunan stadion tersebut sebagai penggantian pasca Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang akan digusur seiring rencana pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT).

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo optimistis stadion ini segera terwujud sehingga tim sepakbola Jakmania dapat berlatih bebas guna meningkatkan kualitas.

Sehingga para atlet bisa latihan secara rutin. Stadion tersebut juga digunakan untuk latih tanding atau pertandingan bersifat nasional maupun internasional.

"Masa klub sepak bola di kota besar seperti ini tidak punya stadion sendiri. Lalu latihannya pakai stadion mana? Pemprov DKI akan mengupayakan tim Persija akan sama dengan klub sepak bola di daerah maupun negara lainnya," kata Gubernur DKI, Joko Widodo kepada wartawan di Balaikota, Selasa (23/10).

Jokowi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara detail fasilitas yang akan tersedia di stadion yang bernilai Rp 1,5 triliun tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Disorda) DKI Jakarta, Ratiyono menjelaskan, pihaknya akan menyiapkan lahan untuk pembangunan stadion milik Persija.

"Stadion kemungkinan akan dibangun di atas lahan eks Taman BMW di Jakarta Utara," jelasnya.

Namun, lanjut Ratiyono, kepastian pembangunan stadion menunggu keputusan yang bersifat incrah dari pengadilan, mengingat lahan tersebut masih berstatus sengketa.

"Kalau lahan tersebut sudah dinyatakan sebagai aset DKI, pembangunan stadion di eks Taman BMW akan mulai dianggarkan dalam beberapa tahun anggaran atau multi years. Untuk tahap awal, atau persiapan, diperkirakan anggaran Rp 300 miliar dari total Rp 1,5 triliun," tuturnya.

Menurut Ratiyono, sayembara desain stadion, masterplan dan Analisis Mengenai dampak Lingkungan (Amdal) stadion tersebut telah rampung sejak 2009.

Sedangkan Detail Engineering Design (DED) dan Rincian Anggaran Belanja (RAB) rampung pada 2010 dilanjutkan pematangan lahan pada 2012.

"Diharapkan konstruksi dilaksanakan pada tahun 2013. Bila berjalan sesuai jadwal, pembangunan stadion di Taman BMW dioperasikan pada 2016 mendatang," paparnya.

Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta, Sri Rahayu menambahkan, sengketa lahan eks Taman BMW saat ini sudah dimenangkan Pemprov DKI Jakarta di tingkat Pengadilan Tinggi DKI.

"Pemprov DKI masih menunggu penggugat imengajukan kasasi ke MA atau tidak. Kalau tidak ya kita bisa segera jadikan aset itu sebagai milik Pemprov DKI," tambahnya. | AT | Z | Antara
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016