News Update :

AS Abaikan Studi Tentang Bom Fallujah

Selasa, 23 Oktober 2012



Acehtraffic.com - Penelitian terbaru tentang pemboman Amerika Serikat di Fallujah, Irak pada tahun 2004, benar-benar diabaikan baik oleh para pejabat Washington dan media mainstream, kata Ross Caputi, pendiri Lembaga Keadilan untuk Proyek Fallujah.

''Di sini di Amerika Serikat, studi tersebut benar-benar diabaikan. Pemerintah mengatakan bahwa mereka tidak mengakui penelitian itu sebagai studi resmi dan media-media AS juga tidak akan menyentuh masalah ini," kata Caputi pada hari Senin 22 Oktober 2012, seperti dilansir Press TV.

Sebuah studi baru oleh seorang ahli toksikologi lingkungan dari Universitas Michigan, menemukan kadar tinggi timbal, merkuri dan kontaminan lainnya di tubuh warga Fallujah.

"Para peneliti menyimpulkan bahwa pemboman Basra dan Fallujah oleh militer AS mungkin telah menimbulkan krisis kesehatan serius di dua kota tersebut,'' jelas Caputi.

Pada tahun 2010, University of Ulster melaporkan bahwa peningkatan cacat lahir bawaan, leukemia dan kematian bayi di Fallujah lebih tinggi daripada di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.

Kemudian pada tahun yang sama, Mozhgan Savabieasfahani, seorang peneliti dari sekolah kesehatan publik di Universitas Michigan, dalam sebuah studi epidemiologi, juga menunjukkan tingkat mengejutkan dari cacat lahir di tengah anak-anak Fallujah.
| AT | M | Irib |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016