
Acehtraffic.com - Ratusan warga melakukan long-march melintasi jalan-jalan di ibukota Bern, Swiss dalam meluapkan kemarahan mereka atas produksi film dan karikatur penistaan terhadan Nabi Muhammad Saw.
Para pengunjuk rasa membawa plakat dan spanduk mengutuk penghinaan terhadap nilai-nilai sakral dalam Islam Sabtu (22/9).
Presiden Dewan Pusat Islam Swiss, Nikola Blawnshow yang mengorganisir demonstrasi, menuding para pejabat AS bersalah atas produksi film nista Innocence of Muslims.
Dia juga mengkritik pemerintah Perancis yang melarang protes warga terhadap publikasi karikatur yang menghina Nabi Muhammad Saw.
Rabu 19 September, majalah Charlie Hebdo cetakan Prancis mempublikasikan karikatur yang diklaim sebagai sosok Nabi Muhammad (saw).
Aksi tersebut dilakukan di saat kemarahan umat Muslim sedunia belum reda atas produksi film nista oleh Sam Bacile, yang juga diunduh oleh Youtube.| AT | M | Irib |
Para pengunjuk rasa membawa plakat dan spanduk mengutuk penghinaan terhadap nilai-nilai sakral dalam Islam Sabtu (22/9).
Presiden Dewan Pusat Islam Swiss, Nikola Blawnshow yang mengorganisir demonstrasi, menuding para pejabat AS bersalah atas produksi film nista Innocence of Muslims.
Dia juga mengkritik pemerintah Perancis yang melarang protes warga terhadap publikasi karikatur yang menghina Nabi Muhammad Saw.
Rabu 19 September, majalah Charlie Hebdo cetakan Prancis mempublikasikan karikatur yang diklaim sebagai sosok Nabi Muhammad (saw).
Aksi tersebut dilakukan di saat kemarahan umat Muslim sedunia belum reda atas produksi film nista oleh Sam Bacile, yang juga diunduh oleh Youtube.| AT | M | Irib |
