Acehtraffic.com - Pangkalan udara Rusia di Kyrgyzstan akan mampu menampung pembom strategis dalam enam bulan, namun penempatan mereka di negara Asia Tengah itu membutuhkan pertimbangan matang, kata Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Serdyukov, seperti dikutip IRNA pada hari Sabtu (22/9).
"Secara teknis, kami akan menyelesaikan rekonstruksi (landasan pacu di pangkalan udara Kant) dalam setengah tahun," tambah Serdyukov.
"Artinya secara teori, lapangan udara akan dapat menerima pesawat strategis kami dalam enam bulan, tetapi setiap pendaratan pesawat ini adalah langkah yang harus dipertimbangkan secara matang," lanjutnya.
Moskow dan Bishkek telah menandatangani kesepakatan baru pada bulan Agustus. Keputusan itu akan memperluas kehadiran fasilitas militer Rusia di Kyrgyzstan, termasuk pangkalan udara Rusia di Kant selama 15 tahun.
Pangkalan udara Kant beroperasi untuk kepentingan Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif - badan keamanan regional.
Rusia membayar 4.5 juta dolar per tahun untuk menyewa fasilitas militer di Kyrgyzstan.
Bishkek telah mengkonfirmasi rencana untuk menutup pangkalan udara Amerika Serikat yang digunakan untuk menerbangkan pasukan dari atau ke Afghanistan setelah sewa Washington berakhir pada tahun 2014.| AT | M | Irib |

.jpg)