Acehtraffic.com - Rabu malam (19/09) aparat Kepolisian rezim Israel dengan cepat menuju jembatan Dizengoff Center di pusat Tel Aviv, pasalnya 8 orang pemuda mengancam akan melakukan bunuh diri massal dengan melemparkan dirinya dari atas jembatan.
Al Alam (20/09) melaporkan, kelompok penyelamat juga bergerak ke arah jembatan untuk menyelamatkan nyawa anak-anak muda itu, namun belum diketahui apa maksud sebenarnya para pemuda yang ingin melakukan bunuh diri massal itu.
Media rezim Israel meyakini bahwa ancaman para pemuda itu untuk melakukan aksi bunuh diri massal adalah sebuah bentuk protes. Pada Rabu (19/09) malam, para pemuda itu pergi ke atas jembatan Dizengoff dan berteriak mengancam akan melemparkan dirinya sehingga menyita perhatian para pengguna jalan dan polisi.
Ketika polisi berdialog dengan ke-delapan pemuda itu, kelompok pemuda lain yang juga melakukan aksi protesnya merebahkan tubuhnya di tengah jalan sehingga jalanan tertutup. Setelah 4 jam melakukan negosiasi akhirnya polisi berhasil menangkap mereka dan menyerahkannya ke pihak pengadilan untuk didenda.
Sehari sebelumnya Rabu (19/09) seorang Zionis membakar dirinya di dalam mobil sampai mati di daerah utara pendudukan Israel. Pusat pemulihan penyakit kejiwaan rezim Zionis melaporkan dalam jangka waktu kurang dari seminggu ratusan orang menelpon pusat ini dan mengancam untuk melakukan bunuh diri memprotes kondisi ekonomi yang tidak kondusif. Menurut data statistik yang dikeluarkan, setiap tahun lebih dari 400 orang di Israel melakukan bunuh diri.| AT | M | Irib |

