News Update :

Presiden Mesir Didesak Putuskan Hubungan dengan AS

Minggu, 16 September 2012



Acehtraffic.cm - Kelompok-kelompok politik Mesir meminta Presiden Muhammad Mursi untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan mengadopsi sikap tegas terhadap Washington atas film yang menghina Nabi Muhammad Saw.

Mereka menuntut agar Mursi mengambil sikap tegas terhadap penodaan kesucian Islam, menutup kedutaan AS di Kairo dan memanggil pulang dubes Mesir untuk Washington. Demikian dilaporkan Press TV pada Sabtu 15 September 2012.

Para aktivis Mesir mengatakan bahwa film tersebut dibuat untuk membuka peluang bagi penyebaran pasukan AS di negara Afrika Utara itu. "Jika satu tentara Amerika menginjak tanah Mesir, kita akan menghancurkan mereka semua," kata Sheikh Saber Gamal, koordinator gerakan Hazimoun.

"Kami tidak akan tinggal diam ketika mereka menghina Nabi Saw. Puluhan ribu warga Mesir akan melanjutkan demonstrasi menentang AS dan rezim Israel," tegas Saber.

Demonstrasi menentang film Innocence of Muslims dimulai di Kairo pada 11 September, di mana pasukan keamanan bentrok dengan demonstran dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Protes serupa juga pecah di seluruh dunia Muslim, di mana para pengunjuk rasa menyerbu kedutaan AS dan membakar bendera negara itu.

Demonstran di Iran, Sudan, Mesir, Yaman, Tunisia, dan banyak negara Muslim lainnya turun ke jalan-jalan setelah shalat Jumat, mengutuk film yang melecehkan Islam itu.

Juru bicara Pentagon George Little mengatakan, Menteri Pertahanan Leon Panetta telah meminta mitranya dari Mesir Jenderal Abdel Fattah al-Sisi, untuk memperhatikan pentingnya menjamin keselamatan dan keamanan misi diplomatik AS.

"Sehubungan dengan protes yang sedang berlangsung di Mesir, al-Sisi menegaskan kembali komitmen Mesir untuk mengamankan fasilitas diplomatik dan para staf AS," kata Little.| AT | M | Irib |

Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016