News Update :

Penelitian : Ganja Dapat Obati Penyakit Kanker

Jumat, 21 September 2012



Acehtraffic.com - Sebuah senyawa yang ditemukan dalam ganja dapat menghentikan penyebaran berbagai jenis kanker yang agresif. Demikian  menurut pernyataan ilmuwan sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis 20 September 2012.

Para peneliti menemukan bahwa senyawa, yang disebut cannabidiol, memiliki kemampuan untuk 'mematikan' gen yang bertanggung jawab untuk metastasis dalam bentuk agresif dari kanker payudara. Yang penting, zat ini tidak menghasilkan sifat psikoaktif dari tanaman ganja.

Tim dari California Pacific Medical Center, di San Francisco, pertama kali melihat potensialnya lima tahun yang lalu, setelah menghentikan proliferasi sel kanker payudara manusia di laboratorium.

Tahun lalu mereka menerbitkan sebuah studi yang menemukan efek yang sama pada tikus. Sekarang mereka mengatakan bahwa mereka akan menerbitkan hasil studi hewan lebih lanjut yang mengembangkan hasil ini lebih lanjut.

Ketua tim penelitian ini Dr Sean McAllister, mengatakan: "Data percobaan praklinis sangat kuat, dan ada tidak ada keracunan. Ini benar-benar ada kemajuan dan membuat orang lebih bersemangat.."

Saat ia, bersama dengan rekan Dr Pierre Desprez mengakui bahwa mereka akan mengubah temuannya menjadi sebuah pil,  mereka telah mengembangkan model percobaan manusia. Mereka mengharapkan pada akhirnya menguji obat tersebut dapat dikombinasikan dengan kemoterapi saat ini.

Profesor Desprez sebelumnya telah menemukan bahwa protein yang disebut ID-1 tampaknya memainkan peran dalam menyebabkan penyebaran kanker payudara. Sementara itu Dr McAllister telah menemukan cannabidiol yang memiliki anti-kanker potensial.

Dr Desprez memiliki alasan tertentu karena ingin menciptakan pengobatan secepat mungkin - adiknya baru-baru ini didiagnosis dengan kanker payudara yang agresif di usia 41 tahun.

Dr Desprez (kiri) dan Dr Sean McAllister
mengatakan hasil ujicoba awal mereka
 sangat menjanjikan
Kondisinya saat ini menerima perawatan terapi hormon, tetapi Profesor Desprez khawatir itu bisa kambuh lagi, dalam bentuk yang kekurangan reseptor hormon.

 "Saya ingin siap untuk itu. Ada tenggat waktu", katanya.

Cannabis adalah obat Kelas B yang dilarang untuk dimiliki atau dijual. Hal ini terkait dengan peningkatan dalam perkembangan penyakit psikotik di kemudian hari, termasuk skizofrenia. Penggunaan secara berlebihan juga dapat mempengaruhi kemampuan belajar dan tingkat konsentrasi.

Data resmi menunjukkan bahwa meskipun penggunaan narkoba di kalangan anak-anak sekolah di Inggris mengalami penurunan, namun ganja masih menjadi pilihan mereka. | AT | Z | DailyMail
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016