Acehtraffic.com - Sekjen PBB Ban Ki-moon menuntut penghentian pertempuran total di seluruh dunia dan mendorong pencarian solusi damai untuk konflik. Demikian dilaporkan Mehr News pada Kamis (20/9).
Seruan itu merupakan bagian dari pesan yang didistribusikan oleh kantor juru bicara resmi untuk menandai Hari Internasional untuk Perdamaian, yang diperingati pada tanggal 21 September.
Di bawah slogan perdamaian berkelanjutan untuk masa depan yang berkelanjutan, kita akan menghormati korban konflik dengan satu menit mengheningkan cipta, kata Ban.
Sumber daya alam harus digunakan untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk pendanaan perang, tandas Ban, seraya menyatakan bahwa konflik bersenjata telah mengancam pilar-pilar pembangunan.
"Anak-anak harus berada di sekolah dan tidak direkrut sebagai tentara. Anggaran nasional harus difokuskan pada pembangunan kapasitas manusia dan bukan pada senjata mematikan," tegas Ban.
Hari Perdamaian Internasional dideklarasikan pada tahun 1981 oleh Majelis Umum PBB, yang akan diperingati setiap Selasa ketiga bulan September, namun 20 tahun kemudian PBB menetapkan tanggal 21 September sebagai hari resmi peringatan momen tersebut.
Sebuah resolusi dalam hal ini menekankan bahwa peringatan tersebut harus dicermati dengan gencatan senjata dan non-kekerasan di seluruh dunia.
Dalam hal ini, Ban mendesak pengembangan kegiatan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran publik dan untuk bekerja sama dengan PBB dalam tujuan itu.| AT | M | Irib |

.jpg)