
Ankara | acehtraffic.com - Menteri Arab Saudi Urusan Islam, Wakaf, Panggilan dan Bimbingan, Salih bin Abd al-Aziz bin Muhammad bin Ibrahim Al al-Syaikh menyatakan bahwa haji tidak dapat digunakan sebagai alat untuk tujuan sektarian dan politik, secara implisit memperingatkan Iran untuk tidak menyuntikkan ketegangan sektarian ke dalam ibadah haji.
"Haji dilakukan demi Allah. Hal ini tidak dapat digunakan sebagai alat untuk tujuan sektarian atau politik, "kata ulama terkenal Arab Saudi itu.
Berbicara pada konferensi pers yang diadakan di Direktorat Urusan Agama Turki, Selasa, 25 September 2012, Menteri Salih bin Abd al-Aziz, yang mengunjungi Ankara atas undangan kepala direktorat, Mehmet Görmez, menjamin bahwa meskipun ketegangan baru di wilayah tersebut, tidak akan ada kekhawatiran atas keamanan selama musim haji, dan menambahkan bahwa negaranya telah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
"Ketegangan sektarian dan politik di kawasan Timur Tengah tidak akan mempengaruhi musim haji. Muslim akan mampu melakukan kewajiban agama mereka di tanah suci, "kata Menteri Salih bin Abd al-Aziz, yang merupakan anggota dari keluarga Al al-Syaikh, keluarga Wahabi berpengaruh di Arab Saudi.
Menggarisbawahi bahwa Turki dan Arab Saudi merupakan dua negara Muslim besar, Menteri Salih bin Abd al-Aziz menyatakan bahwa ada banyak masalah yang membutuhkan kerjasama kedua negara. "Muslim di seluruh dunia menghadapi banyak masalah. Harus ada kerjasama antara negara-negara kita untuk mencegah perselisihan di kalangan umat Islam. Harus ada kerja sama yang akan memungkinkan persatuan di antara umat Islam, "katanya.
Menyinggung perlunya melindungi yayasan Islam di berbagai negara, menteri itu mengatakan bahwa kerjasama diperlukan untuk melindungi yayasan.
Menteri Saudi, yang akan melanjutkan pertemuan dengan para pejabat teras Turki, dijadwalkan bertemu dengan Presiden Turki Abdullah Gül dan Wakil Perdana Menteri Bekir Bozdağ secara terpisah pada hari Rabu, surat kabar lokal Zaman hari ini melaporkan di situsnya. | AT | Z | TodaysZaman.com
