
Acehtraffic.com - Mantan Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Hans Blix mengatakan, tekanan Barat terhadap Iran telah gagal sejak awal dalam memaksa Republik Islam menghentikan program energi nuklirnya.
"Ancaman hukuman kurang efektif, terutama jika Anda menghadapi sebuah negara seperti Iran... Tekanan-tekanan itu telah gagal sejak awal," kata Blix dalam sebuah wawancara di sela-sela konferensi tentang proliferasi nuklir di Jenewa, Press TV melaporkan pada Sabtu (15/9).
"Dalam kasus Iran, ada banyak penekanan pada tongkat daripada wortel," jelasnya. "Sikap seperti ini sangat sering dilakukan oleh Amerika Serikat, tapi kebijakan insentif lebih baik daripada disinsentif."
Seraya memaparkan beberapa langkah yang diambil Uni Eropa untuk membujuk Iran agar meninggalkan pengayaan uranium, Blix menilai kebijakan insentif tersebut "cerdas", tapi belum cukup.
Blix lebih lanjut menandaskan bahwa AS akan tetap menerapkan langkah-langkah yang lebih keras berkaitan dengan berkas nuklir damai Iran.
Dia juga mengkritik politisasi program energi nuklir Iran. "Berkas nuklir negara itu tetap terbuka karena tuduhan tak berdasar yang dibuat oleh beberapa negara Barat," kritik Blix.| AT | M | Irib |
"Ancaman hukuman kurang efektif, terutama jika Anda menghadapi sebuah negara seperti Iran... Tekanan-tekanan itu telah gagal sejak awal," kata Blix dalam sebuah wawancara di sela-sela konferensi tentang proliferasi nuklir di Jenewa, Press TV melaporkan pada Sabtu (15/9).
"Dalam kasus Iran, ada banyak penekanan pada tongkat daripada wortel," jelasnya. "Sikap seperti ini sangat sering dilakukan oleh Amerika Serikat, tapi kebijakan insentif lebih baik daripada disinsentif."
Seraya memaparkan beberapa langkah yang diambil Uni Eropa untuk membujuk Iran agar meninggalkan pengayaan uranium, Blix menilai kebijakan insentif tersebut "cerdas", tapi belum cukup.
Blix lebih lanjut menandaskan bahwa AS akan tetap menerapkan langkah-langkah yang lebih keras berkaitan dengan berkas nuklir damai Iran.
Dia juga mengkritik politisasi program energi nuklir Iran. "Berkas nuklir negara itu tetap terbuka karena tuduhan tak berdasar yang dibuat oleh beberapa negara Barat," kritik Blix.| AT | M | Irib |
