News Update :

Kuwait Danai Pembentukkan Batalyon Syahid Saddam Hussein

Kamis, 20 September 2012

Acehtraffic.com - Salah seorang komandan teroris anti-pemerintah Suriah melalui jaringan internet mempublikasikan video soal dibentuknya kelompok bersenjata "Batalyon Syahid Saddam Hussein" di kota Idlib di Barat Laut Suriah dan mengumumkan Batalyon ini beraktifitas di bawah pengawasan Pasukan Bebas Suriah.

Al Alam (19/09) mengabarkan, berita ini meninmbulkan reaksi beragam di antara negara-negara Arab. Pejabat pemerintahan Kuwait mengumumkan ketidaksepakatan dan kemarahannya atas penamaan bataylon ini dengan Batalyon Saddam Hussein. Hal ini terjadi setelah sebelumnya anggota-anggota parlemen Kuwait dari Ikhwanul Mulsimin mengumpulkan dana dari masyarakat negara ini untuk kemudian dikirimkan ke Idlib sebagai biaya pembentukkan batalyon tersebut.

Nabil Al Fadhl seorang kolumnis Kuwait menyindir anggota parlemen dari Ikhwanul Muslimin dengan mengucapkan selamat atas terbentuknya Batalyon Saddam Hussein dengan dana rakyat Kuwait. Ia menulis,dalam pertemuan Jaman Al Harbesh dan Thabathabai dengan Riyadh Al Asad salah seorang pemimpin teroris bersenjata Suriah, Riyadh mengatakan, kami akan membalas bantuan masyarakat Kuwait ini dan kami akan menepati janji kami.

Al Fadhl menambahkan, ketika Saddam Hussein menginvasi Kuwait pada tahun 1990, Ikhwanul Muslimin bukan saja tidak mengutuk tindakan tersebut, bahkan menyetujuinya dan menentang masuknya kekuatan-kekuatan asing untuk membebaskan Kuwait dari tangan Saddam.

Pada saat yang sama petinggi Suriah mengumumkan pembentukkan batalyon ini akan memperburuk hubungan orang-orang Kurdi dengan orang-orang Arab, pasalnya Saddam diktator Irak terlibat kejahatan-kejahatan besar terhadap orang-orang Kurdi di Utara negara itu, dan pada operasi yang dinamai Anfal, 182.000 orang Kurdi dibantai. Begitu juga pada pemboman bom-bom kimia yang dilakukan Saddam Hussein ke kota Halabcheh, 5.000 orang warga kota itu laki-laki, wanita, tua , muda gugur, dan sampai saat ini mereka masih harus menanggung derita akibat serangan tersebut.

Masih segar dalam ingatan rakyat Irak, Iran dan Kuwait kekejaman Saddam Hussein yang menyengsarakan jutaan rakyat di negara-negara ini, dan penamaan batalyon ini dengan nama Saddam Hussein semakin memperjelas siapa sebenarnya teroris dan kelompok bersenjata anti-Suriah ini, dan apa tujuan sebenarnya mereka.| AT | M | Irib |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016