News Update :

Ketika FPI datang, bendera AS diturunkan setengah tiang

Selasa, 18 September 2012



Jakarta | Acehtraffic.com - Unjuk rasa besar-besaran terkait film Innocence of Muslims yang dianggap menghina Nabi Muhammad, muncul di Timur Tengah dan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam termasuk di Indonesia. Di berbagai negara tidak jarang aksi anarkis dilakukan untuk menunjukkan bentuk protes terhadap film itu.

Di Libya, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Libya John Christopher Stevens bersama tiga staf Kedutaan Amerika tewas akibat serangan sebuah roket di Kota Benghazi, sebelah timur Libya. Demonstrasi serupa berlangsung di luar Kedutaan Besar Amerika di Ibu Kota Kairo, Mesir.

Pengunjuk rasa yang merah menyerbu masuk dan menurunkan bendera Amerika yang dikibarkan setengah tiang. Mereka mengganti dengan spanduk Islami. Selain itu, di Sydney, Australia, ratusan massa muslim terlibat bentrokan dengan aparat polisi.

Di Indonesia sendiri, Senin (17/9) massa Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Kedubes Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Dalam aksi itu, bentrokan terjadi antara massa dan polisi. Mereka saling perang batu sehingga membuat beberapa orang terluka dalam insiden itu.

Namun, tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba bendera di Kedutaan Amerika diturunkan. Bendera kebanggaan negeri Paman Sam itu hanya berkibar setengah tiang di depan Kedubes AS.

Padahal, bendera Amerika sebelumnya berkibar tinggi di tiang kantor Kedubes di Jl Medan Merdeka Selatan. Namun, beberapa saat setelah kantor Kedubes diserbu FPI, bendera tersebut kemudian diturunkan. Meski berada di dalam tembok, namun bendera tersebut masih terlihat dari luar. Belum diketahui apakah penurunan bendera terkait demo yang dilakukan ratusan anggota FPI atau bukan.

Untungnya massa aksi akhirnya membubarkan diri sebelum pukul 18.00 WIB. Tidak timbul kericuhan yang lebih luas dan memakan korban yang lebih besar.

Polisi mengamankan empat orang yang diduga menjadi provokator. Polisi menduga massa memang berniat untuk melakukan aksi anarki. Terbukti dari sejumlah ketapel, peluru kelereng, batu dan telur yang sengaja dibawa massa FUI.
| AT | M | MR |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016