News Update :

Kemunafikan AS Di Balik Kebebasan Berekspresi

Senin, 17 September 2012


Acehtraffic.com - Sekjen Gerakan Hizbullah Lebanon Sayid Hasan Nasrullah mengatakan, membela Rasulullah Saw sama dengan membela seluruh nilai-nilai suci dan agama langit serta para nabi.

Nasrullah dalam pidato pada Ahad malam (16/9) yang disiarkan langsung oleh televisi al-Manar, menyinggung tentang film produksi Amerika Serikat yang melecehkan agama Islam. Dikatakannya, salah satu tujuan berbahaya menghina sakralitas agama adalah menciptakan konflik antara Muslim dan Kristen.

"Bangsa yang diam atas penistaan terhadap Rasulnya, pada dasarnya telah memberikan sinyal kepada Israel bahwa Masjid al-Aqsha juga dimungkinkan untuk dihancurkan," tambahnya.

Seraya menyinggung langkah Kristen dalam mengecam film anti-Islam tersebut, Nasrullah mengatakan, kecaman seperti itu memiliki pengaruh signifikan dalam meredam konflik.

"Para pembuat film itu dan terutama para pejabat Amerika Serikat harus dimintai keterangan dan diinterogasi," tegasnya.

Nasrullah menambahkan, film itu diproduksi di AS dan dunia Islam meminta pemerintah Washington untuk menghentikan penyebarluasan film tersebut dan juga mencegah penyebaran itu di masa mendatang.

"AS harus mengadili mereka yang terlibat dalam pelecehan terhadap 1,5 miliar manusia di dunia," tambahnya.

"Pemerintah AS dengan alasan kebebasan berekspresi tidak berbuat sesuatu. Ini adalah contoh nyata untuk membuktikan kemunafikan AS kepada bangsa-bangsa dunia," tegas Nasrullah.| AT | M | Irib |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016