
Tehran | acehtraffic.com - Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) memperkenalkan pesawat tanpa awak (drone) dengan kemampuan penerbangan 24 jam nonstop.
Press TV melaporkan, Senin, 24 September 2012, drone baru itu yang diberi nama Shahed 129, dapat melaksanakan misi tempur dan pengintaian dengan kemampuan penerbangan 24-jam nonstop. Pesawat buatan Iran itu mampu memukul target pada jarak 1.700-2.000 kilometer.
Disebutkan bahwa pesawat itu dilengkapi dengan sistem elektronik dan komunikasi, termasuk kamera yang bisa merekam dan mengirim gambar secara langsung.
Pejabat militer Iran mengatakan bahwa drone Shahed 129 dapat meningkatkan kemampuan pengawasan Iran di wilayah perbatasan, Teluk Persia dan Laut Oman.
Sebelumnya pada hari Senin, Iran berhasil melakukan ujicoba peluncuran sistem rudal anti-pesawat buatan terbarunya. Sistem rudal berjarak menengah itu diberi nama Ra'd, yang dilengkapi dengan rudal Taer 2 dan dapat menangkal target pada kisaran 50 kilometer dan terbang pada ketinggian 75.000 kaki.
Sistem rudal itu telah diproduksi untuk menghadapi jet tempur AS yang canggih.
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat prestasi besar dalam bidang pertahanan dan mendapatkan kemandirian dalam peralatan militer penting dan sistem pertahanan. Hal ini membuktikan bahwa sanksi yang dipimpin AS terhadap industri militer Iran tidak efektif.
Iran sudah berulang kali menyatakan bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara lain, dan menegaskan bahwa doktrin pertahanan didasarkan pada pencegahan. | AT | Z | Press TV
