Bireuen | Acehtraffic.com -
Sebanyak sepuluh orang waria di Kabupaten Bireuen dilakukan pembinaan,
pemberdayaan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh lembaga Yayasan Permata Aceh
Peduli [YPAP]. Kamis, 27 September 2012.
Pelatihan yang diberikan, sesuai dengan kenginan dan bakat
mereka masing-masing, misalkan kursus kecantikan, menjahit, memasak, dan
kursus-kursus yang sesuai dengan keinginan para waria tersebut.
Fadhli Djailani Coordinator Outrech YPAP mengatakan, tujuan dilaksanakan acara ini
adalah untuk Memberikan
pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok minoritas waria yang belum mampu
berdirikari dalam bisnis atau kerja tetap, sehingga mereka mempunyai keterampilan khusus sesuai
dengan bakat dan bisa mandiri.
“Kita berharap, mereka nantinya bisa mandiri dalam melakukan
usaha. Sehingga tidak terjadi pengangguran dan melakukan hal-hal yang negatif”,
ujar Fadhli
Djailani.
Kita menilai, sambung Fadhli Waria harus dilihat potensi-potensi positif
untuk bisa dikembangkan supaya membangkitkan hal-hal positif yang mereka miliki
dan tidak terjerus kepada hal-hal negatif seperti menjual diri dan pelacuran.
Fadhli Djailani mengharapkan
kepada pemerintahan Bireuen khususnya Dinas sosial untuk bisa melihat
potensi-potensi yang mereka miliki di
Bireuen, sehingga bisa dikembangkan sesuai
dengan bakat yang mereka miliki, dan pemerintahan juga harus membuat kebijakan
baru supaya bisa menerima mereka bekerja sebagai pengawai pemerintahan dan
pengawai-pegawai swasta lainnya dengan tidak ada diskriminasi.
Pada kesempatan pelatihan
dan kursus kecantikan ini dihari terakhir tanggal 27 september 2012 setalah
makan siang, team YPAP mendatang 3 dokter specialis untuk memberikan penyuluhan
dan pemeriksaan kepada Waria 15 orang secara gratis, team dokter yang datang
adalah dari Klinik KESPRO YPAP dr . Arief Elhabibi, dari klinik IMS banda Sakti
dr. Amroellah dan dari Klinik VCT kota Lhok Seumawe dr. Ferdian Subhan.
Penyuluhan dan
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memberi konseling dan pemeriksaan IMS dan VCT
untuk Waria, supaya mereka bisa terdeteksi apabila ada masalah dengan kesehatan
mereka dan bisa dicegah sedini mungkin dalam pemutusan mata rantai penyakit
menular, kegiatan ini disaksikan oleh Dinas Kesehatan Bireuen dan Komisi
Penanggulan AIDS Kabupeten Bireuen, semua kegiatan ini di dukung dan di danai
oleh Caritas German.| AT | NF |

