
Semarang | Acehtraffic.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, 136 juta penduduk Indonesia sudah tidak lagi miskin. Hal itu sebagai modal untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
"Mereka ini sudah tidak lagi miskin. Dalam artian, misalnya, sudah tidak lagi mikir besok makan apa? Punya beras atau tidak? Lebaran bisa beli baju baru apa tidak?," katanya Dahlan saat menyampaikan kuliah umum "Mandiri Entrepreneur Bersama Dahlan Iskan" di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Minggu (23/9), seperti dilansir Antara.
Menurut dia, jumlah itu bisa menjadi modal luar biasa bagi Indonesia untuk menjadi negara maju dalam 10 tahun ke depan.
"Jangan hanya melihat penduduk miskinnya terus. Memang, jumlah penduduk miskin di Indonesia masih sekitar 36 juta orang. Itu menjadi persoalan yang memang harus diselesaikan," katanya.
Dahlan optimistis Indonesia akan menjadi negara maju dengan melihat perkembangan ekonomi penduduk Indonesia belakangan ini.
"Pendapatan per kapita penduduk Indonesia sekarang ini sudah mencapai USD 3.500, jauh lebih besar dibandingkan saya muda dulu, bisa 35 kali lipatnya. Dalam 10 tahun ke depan bisa naik 2-3 kali lipat," katanya.| AT | M | MR |
"Mereka ini sudah tidak lagi miskin. Dalam artian, misalnya, sudah tidak lagi mikir besok makan apa? Punya beras atau tidak? Lebaran bisa beli baju baru apa tidak?," katanya Dahlan saat menyampaikan kuliah umum "Mandiri Entrepreneur Bersama Dahlan Iskan" di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Minggu (23/9), seperti dilansir Antara.
Menurut dia, jumlah itu bisa menjadi modal luar biasa bagi Indonesia untuk menjadi negara maju dalam 10 tahun ke depan.
"Jangan hanya melihat penduduk miskinnya terus. Memang, jumlah penduduk miskin di Indonesia masih sekitar 36 juta orang. Itu menjadi persoalan yang memang harus diselesaikan," katanya.
Dahlan optimistis Indonesia akan menjadi negara maju dengan melihat perkembangan ekonomi penduduk Indonesia belakangan ini.
"Pendapatan per kapita penduduk Indonesia sekarang ini sudah mencapai USD 3.500, jauh lebih besar dibandingkan saya muda dulu, bisa 35 kali lipatnya. Dalam 10 tahun ke depan bisa naik 2-3 kali lipat," katanya.| AT | M | MR |
