Acehtraffic.com - Puluhan warga Irak tewas dan ratusan lainnya terluka dalam pemboman beruntun di berbagai kota di negara itu.
Sumber-sumber keamanan dan rumah sakit Irak menyebutkan bahwa sedikitnya 51 orang tewas dan 250 lainnya terluka dalam pemboman di berbagai kota Irak pada Ahad (9/9). Demikian televisi al-Alam melaporkan.
Mayoritas serangan itu dilakukan dengan menggunakan bom mobil.
Menurut para pakar politik, ledakan beruntun yang terjadi bersamaan dengan vonis mati terhadap Tariq al-Hashimi, Wakil Presiden Irak yang menjadi buronan pemerintah Baghdad dalam persidangan in absentia adalah pesan ancaman bagi rakyat dan pemerintah.
Al-Hashimi yang didakwa terlibat di lebih dari 150 kasus ledakan dan operasi terorisme di berbagai wilayah Irak melarikan diri ke Turki dan meminta suaka politik di negara itu dan hingga kini Ankara tidak bersedia menyerahkannya kepada pemerintah Baghdad.
Sebelum bersembunyi di Turki, al-Hashimi sempat lari ke Qatar dan Arab Saudi dengan alasan kunjungan.| AT | M | Irib |

.jpg)