Jakarta | Acehtraffic.com - PT Bank Mandiri Tbk melihat, prospek bisnis sektor korporasi di wilayah Indonesia Timur sangat besar, terutama wilayah Papua dan Nusa Tenggara.
"Kalau di sana mungkin untuk Papua, itu sampai sekarang sudah jauh lebih baik, ada beberapa korporasi customer sudah mengeksekusi, khususnya di (sektor) perkebunan. Kalau Nusa Tenggara itu mungkin ada kurang lebih 5-6 nasabah, korporasi terutama, yang sudah eksekusi," ujar Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala Mansyuri di Hotel Four Season, Senin (17/9).
Untuk wilayah Maluku, Pahala menambahkan, perkembangan sektor korporasi juga bagus kendati belum signifikan.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok menambahkan, untuk bisnis korporasi terutama sektor perkebunan dan pertanian diperlukan lahan yang cukup luas, sehingga area di luar pulau Jawa menjadi tujuan ekspansi bisnis korporasi.
"Indonesia timur itu lahannya cukup besar, luar jawa intinya. (Perkebunan) sawit, karet, dll. Investment day lalu kita mulai kembangkan jagung, tebu," jelas Fransisca.
Sektor perkebunan menjadi salah satu tujuan utama bisnis korporasi Bank Mandiri. Pihaknya mengklaim mendukung program pemerintah dalam rangka swasembada pangan.
"Indonesia tumbuh secara pangan. Kita ingin swasembada pangan. Perkebunan salah satu yang mendominasi total kredit korporasi, portfolio perkebunan itu cukup besar. Perkebunan itu salah satu yang cukup besar karena dari dulu," jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, perseroan juga telah menjajaki kerjasama dengan PT PN (Perkebunan Negara) untuk mengembangkan sektor perkebunan. "Ada kerjasama dengan PTPN. Dalam proses kerjasama penyaluran proyek," tutupnya.| AT | M | MR |

