News Update :

Alasan Keamanan, Wilayah Udara Benghazi Ditutup

Sabtu, 15 September 2012

Tripoli | Acehtraffic.com - Lalu lintas udara dihentikan karena alasan keamanan bagi kota terbesar kedua Libya, Benghazi, tempat Duta Besar Amerika Serikat, Christopher Stevens, tewas ketika Konsulat Amerika Serikat diserang pada pekan ini, Jumat.

"Kami pada Kamis petang menerima perintah segera menghentikan semua penerbangan atas alasan keamanan," kata sumber itu kepada AFP.

Dia mengatakan dampak perintah itu telah menyebabkan satu pesawat perusahaan penerbangan Tunisair yang menurut rencana akan lepas landas Kamis petang terpaksa tidak bisa berangkat.

Kota Libya timur itu tegang sejak Selasa, ketika konsulat Amerika Serikat diserang, dijarah dan dibakar dan empat warga Amerika Serikat termasuk Stevens tewas.

Sumber bandara itu mengatakan tidak ada alasan resmi diberikan bagi penutupan bandara Benina Benghazi, tetapi memperkirakan nncaman kemungkinan kehadiran rudal darat ke udara berada di balik keputusan itu.

Pada akhir konflik yang menggulingkan orang kuat Muammar Khaddafi, negara-negara Barat terlibat dalam pemberlakuan zona larangan terbang di Libya melaporkan kehilangan ribuan rudal darat ke udara yang dapat ditembakkan dari peluncur-pelucur yang dapat dibawa.

Perusahaan penerbangan Libya, Afriqiyah, dalam satu pesan twitter mengemukakan semua penerbangan ke dan dari bandara Benina dibatalkan karena situasi keamanan.

Satu sumber militer hanya mengatakan "ancaman-ancaman" yang tidak disebutkan berada dibelakang penundaan penerbangan. Menurut saksi, pesawat kecil tidak dikenal terbang di daerah Benghazi pada Kamis malam dan Jumat pagi.

Semula diduga empat warga AS itu tewas akibat amukan massa dekat konsulat itu ketika mereka berusaha melarikan diri dari aksi protes terhadap film yang mengecam Islam yang diproduksi AS.

Tetapi kini diperkirakan Stevens tewas akibat sesak nafas karena asap setelah terperangkap di kompleks itu ketika para pengunjuk rasa menembaki gedung itu dengan granat-grnat bepeluncur roket dan membakarnya.

Para pejabat AS mengidentifikasi dua dari empat warga AS yang tewas dalam serangan Selasa itu adalah mantan anggota-anggota pasukan elit Navy SEAL, yaitu Tyrone Woods dan Glen Doherty, sementara korban lainnya bernama Sean Smith, seorang pejabat manajemen informasi.

Para pejabat AS sedang menyelidiki kemungkinan serangan itu adalah satu komplotan yang punya hubungan dengan Al Qaida atau para simpatisannya, menggunakan protes itu terhadap film itu sebagai kedok untuk melakukan serangan balasan yang terorgaisasi Selasa pada ulang tahun serangan 11 September 2001 di AS.

Perdana Menteri, Mustafa Abu Shagur, mengemukakan kepada AFP Kamis bahwa satu kemajuan besar dicapai dalam menyelidiki serangan itu.

Dalam warwancara pertamanya sejak terpilih sebagai perdana menteri Rabu malam, Abu Shagur mengatakan penangkapan telah dilakukan dan juga sedang dilakukan penangkapan para tersangka lainnya.

"Kami telah membuat kemajuan besar. Kami memilik sejumlah nama dan sejumlah foto, katanya. (*) | AT | Z | Antara
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016