News Update :

83 Pencari Suaka Asal Srilanka Terdampar Di Mentawai

Kamis, 20 September 2012



Pekanbaru | acehtraffic.com - Sekitar 83 pencari suaka asal Srilanka terdampar di Pulau Mentawai Sumatra Barat dan masih bertahan di kapal untuk kemudian berencana berlayar kembali menuju negara tujuan yakni Australia.

"Informasinya ada dua kapal pencari suaka yang terdampar di Pulau Mentawai. Namun rombongan satu kapal telah diungsikan ke Rudenim Pekanbaru sejak satu pekan lalu," kata Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru Fritz Aritonang di Pekanbaru pada Rabu.

Yang telah tiba di Rudenim kata Fritz yakni terdiri dari  39 laki-laki dan delapan orang wanita.

"Mereka langsung diberikan penginapan di Rudenim. Sementara satu rombongan lagi masih menunggu kepastian," katanya.

Seorang Warga Negara Srilanka yang telah mengungsi sementara di Rudenim Pekanbaru, Dhas, mengatakan dirinya bersama rombongan dua kapal berangkat dari Srilanka pada tanggal 3 Agustus 2012.

Setelah menempuh perjalanan laut selama 25 hari, diakuinya, para pencari suaka ini akhirnya terdampar di Pulau Mentawai.

Dhas merupakan seorang pencari suaka asal Srilanka yang menjadi penunjuk arah menuju Australia. Bahkan Dhas sempat menetap beberapa bulan di Malaysia hingga sedikit mengerti bahasa Melayu.

"Negara tujuan kami Australia. Kami terdampar di Mentawai karena minyak kapal habis," katanya.

Dirinya bersama rombongan satu kapal sebelumnya sempat tertahan di dalam kapal sembari menunggu adanya pengisian bahan bakar kapal. Namun akibat stok bahan kebutuhan makanan yang menipis, Dhas dan rekan-rekan mengaku terpaksa harus turun dari kapal.

"Makanan habis dan kami harus cari makan untuk hidup. Kalau di kapal satu lagi, mereka masih banyak stok," katanya.

Kepala Rudenim Pekanbaru Fritz Aritonang mengatakan, para pencari suaka menjadi tanggung jawab Pemerintah Indonesia apabila mereka telah menginjakkan kaki ke bumi Tanah Air.

"Selagi mereka masih di dalam kapal dan belum menginjakkan kaki ke tanah, maka hal itu belum menjadi beban pemerintah. Kabarnya, alasan para pencari suaka itu mengapa bertahan di kapal, karena ingin tetap melanjutkan perjalanan laut menuju Australia," katanya.| AT | Z | Antara
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016