Jakarta | Acehtraffic.com - Presenter cantik Tina Talisa menyedot perhatian belakangan ini. Mulai dari spanduk dan kabar pencalonan diri menjadi Wali Kota Bandung, hingga dugaan isu transaksi mencurigakan yang berakhir di Dewan Pers.
Sebelum lebaran, masyarakat dihebohkan spanduk Tina Talisa di seantero Kota Bandung. Dalam spanduk itu, Tina Talisa mengucapkan selamat berpuasa dalam bahasa Sunda.
"Wilujeng Ngalaksanakeun Ibadah Saum 1433 H (Selamat Melaksanakan Ibadah Puasa 1433 H)," demikian tertulis di spanduk itu.
Di spanduk berlatar putih itu, tampak foto Tina Talisa yang mengenakan baju merah dan berkerudung putih di sisi kiri. Dalam gambar tersebut, tampak istri Amrinur Okta Jaya itu merapatkan kedua telapak tangan di depan dada, tanda mengucapkan selamat berpuasa.
Tina sendiri menjawab diplomatis soal spanduknya itu. Dia menjelaskan belum ada niat maju dalam Pilwakot. Tapi tidak menutup kemungkinan jika ada yang mengusung.
"Saya lahir dan besar di Bandung. Sudah delapan tahun di Jakarta. Ya itu salam silaturahmi saja buat warga Kota Bandung untuk mengingatkan kembali saya," kata Tina saat dihubungi merdeka.com.
Kini nama Tina Talisa kembali menjadi perbincangan. Tina diduga menerima aliran uang suap dari mantan pimpinan Banggar DPR Mirwan Amir. Mirwan Amir adalah kakak ipar Tina. Adik Mirwan, Okta, adalah suami Tina. Bisikan sumber di KPK menyebutkan Tina menerima transfer Rp 120 juta. Sementara Okta menerima uang Rp 3,2 miliar untuk membeli mobil.
Ada tiga mobil yang dibeli, mobil SUV Range Rover tahun 2011 dengan harga Rp 2 miliar. Mobil kedua yakni Mercedez-Benz C200 tahun 2010 dengan harga Rp 600 juta dan mobil ketiga BMW seri X3 dengan harga Rp 600 juta.
Mirwan Amir langsung membantah memberikan uang pada Tina saat dikonfirmasi. Mengenai mobil Mirwan berkilah sah-sah saja seorang kakak membelikan mobil untuk adiknya.
"Tidak mungkin ada urusan apa saya kasih dana untuk Tina? Bohong sama sekali saya pengen tahu siapa yang kasih berita itu siapa? Itu fitnah namanya. Kenapa saya tidak beli mobil? Ya itu memang adik saya kenapa rupanya, Adik sama Abang apa salahnya sih?" ujar Mirwan.
Tina pun kesal dengan pemberitaan itu. Dia langsung datang ke Dewan Pers, Rabu (29/8) siang. Tina membawa bukti salinan empat rekening tabungan miliknya. Tina menyerahkan bukti data rekening tabungannya di Bank Mega, Bank BCA, Bank Mandiri dan Bank HSBC Amanah.
Tina yang biasa wara-wiri di depan layar kaca untuk membawakan berita korupsi kini diberitakan terlibat korupsi. Jika biasa dia meliput ke dewan pers, kini Tina harus mengklarifikasi berita korupsi yang menyangkut dirinya.
"Tidak ada satupun rekening-rekening tersebut yang menunjukkan adanya aliran dana sebesar Rp 120 juta atau jumlah berapapun dan pada waktu kapanpun dari mantan pimpinan banggar DPR, MA seperti disebutkan dalam pemberitaan beberapa media," jelas Tina Talisa.
Tina pun melaporkan empat media yang dinilainya tidak melakukan konfirmasi pada dirinya. Kompas, Rakyat Merdeka, Berita Kota dan Warta Kota. Dewan Pers pun akan memanggil empat media untuk klarifikasi dan mediasi.
Mirwan Amir dan Tina Talisa boleh saja membantah. Tapi KPK masih terus melanjutkan penyidikan kasus suap Wisma Atlet. KPK masih menelusuri aliran dana dari Angelina Sondakh ke sejumlah anggota Banggar DPR. Adalah KPK yang nanti akan membuktikan siapa saja yang bersalah dan tidak bersalah.| AT | M | MR |


0 komentar:
Posting Komentar