News Update :

KPK Takkan Mengalah Tangani Korupsi Simulator SIM

Sabtu, 18 Agustus 2012

Jakarta | Acehtraffic.com - Perseteruan antara KPK dan Polri dalam penanganan kasus dugaan korupsi simulator SIM di Korlantas belum juga usai. Masing-masing pihak masih mengklaim pihak siapa yang lebih berhak mengusut kasus tersebut. 

Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja mengaku pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Polri untuk mengusut kasus yang menyeret Irjen Djoko Susilo ini. Dikatakan Adnan, saling klaim penanganan kasus ini disebabkan adanya ego sektoral yang menjadikan itu sebuah polemik yang tak kunjung usai.

"Cukup disadari ada ego sektoral, tapi kalau kita bicara konteks nasional, mestinya yang ego sektoral itu semakin kecil, kita masih dalam proses itu," ujarnya, saat dihubungi, Sabtu 18 Agustus 2012.

Menurut Adnan, pihaknya tidak akan 'mengalah' dalam kasus ini. Adnan mengatakan, meskipun pihak Polri telah menetapkan beberapa tersangka yang beberapa di antaranya menjadi tersangka di KPK, namun pihaknya tidak akan mundur. 

KPK tetap akan melakukan proses pemeriksaan dengan strategi yang dimiliki agar tidak berbenturan dengan penanganan yang dilakukan oleh pihak Polri juga.

"Kita mencari pola sehingga kita bisa menangani secara paralel. Sedang dicari formulanya, tapi Anda tahu kan KPK tidak bisa menghentikan proses," ujar Adnan.

Adnan menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polri, agar saling klaim siapa yang berhak untuk penanganan dalam kasus ini bisa dituntaskan dengan baik. 

"Kita koordinasi terus, mudah-mudahan selesai. Tapi saya rasa kalau konteksnya pemberantasan korupsi, mestinya friksi itu bisa diperkecil," tandasnya.| AT | M | MR |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016