News Update :

Tokoh Demokrasi Ang San Suu Kyi, Abaikan Nasib Rohingya ?

Senin, 16 Juli 2012


Myammar | Acehtraffic.com- Tokoh politik dan demokrasi Myanmar, Ang San Suu Kyi yang juga  pemenang penghargaan Nobel Perdamaian, bungkam dan tidak menentang kekejaman serta aksi genosida terhadap etnis Muslim Rohingya. Senin 16 Juli 2012
 

Kebungkaman Ang San Suu Kyi itu sangat mengejutkan setelah Presiden Myanmar, Thein Sein, mantan jenderal junta Kamis, 12 Juli 2012 lalu, sebagaimana di lansir situs berita Iran Indonesian menyatakan bahwa "satu-satunya solusi" adalah mengusir hampir satu juta warga etnis Muslim Rohingya—salah satu etnis minoritas paling tertindas di dunia—ke kamp-kamp pengungsi yang dikelola oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

"Kami akan mengusir mereka jika ada negara ketiga yang bersedia menampung. Ini adalah satu-satunya solusi yang kami dapatkan untuk masalah ini," katanya.

Adapun UNHCR, mengolok ide pendirian kamp-kamp pengungsian untuk menampung warga etnis Muslim Rohingya Myanmar itu. 

PBB menyatakan bahwa diskriminasi yang berlangsung selama puluhan tahun telah membuat etnis Rohingya terlunta-lunta. Sementara pemerintah Myanmar terus membatasi ruang gerak dan merampas hak kepemilikan tanah etnis Muslim Rohingya. Begitu juga hak-hak mendapatkan pendidikan dan layanan publik.

Dalam dua tahun terakhir, banyak warga etnis Muslim Rohingya yang berusaha meninggalkan negara ini menyusul penindasan sistematis oleh pemerintah Myanmar. 

Pemerintah menolak mengakui status kewarganegaraan etnis Muslim Rohingya dan mengklaim bahwa mereka bukan penduduk pribumi asli dan sebagai imigran haram, meski mereka telah tinggal di negara ini selama berabad-abad | AT | R | Irib |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016