News Update :

Rekonsiliasi Keraton Solo Tidak Berjalan, Anggaran Tak Bisa Cair

Kamis, 26 Juli 2012



Semarang | Acehtraffic.com - Matahari kembar di Keraton Solo yang sudah berakhir, ternyata belum menuntaskan persoalan. Akibatnya anggaran untuk Keraton Solo sebesar Rp 1,1 miliar yang bersumber dari APBD Jateng tak bisa cair.

Pemerintah provinsi Jawa Tengah sendiri menyebutkan bahwa hingga kini Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung (KGPH PA) Tedjowulan dan Paku Buwono XIII Hangabehi ternyata masing-masing masih mengaku sebagai raja.

Menurut Gubenur Jateng Bibit Waluyo, dalam pertemuan hari ini, Rabu (25/7) dengan kerabat keraton BRA Mooryati Sudibyo dan Nina Tandjung dapat disimpulkan bahwa rekonsiliasi ternyata tidak berjalan.

"Soal anggaran, kalau mau dikasih, dikasihkan siapa? Kami itu bukannya mau menghalang-halangi, tapi kalau masih seperti ini ya mending disimpan dulu," tegas Bibit.

Dalam APBD Jateng 2012, sebenarnya anggaran keraton direncanakan untuk menggaji abdi dalem. Dan sudah tiga tahun berturut-turut, anggaran selalu dikembalikan ke kas negara, akibat konflik yang terjadi.

Usai pertemuan, tak ada yang bersedia menjelaskan materi pertemuan ataupun dinamika internal Keraton Solo. BRA Mooryati Sudibyo usai pertemuan enggan berkomentar mengenai perseteruan yang terjadi.

"Kami nyekar ke Semarang. Kalau ke Semarang kan juga silaturahmi dengan gubernur, nggak ada yang lain," kata Mooryati. (Edy Suprayitno) | Jaringnews.com
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016