News Update :

Pasrah Dan Protes Produsen Tahu - Tempe Yang Terkena Razia

Kamis, 26 Juli 2012

Jakarta | Acehtraffic.com - Sekitar 15 orang dari Primer Koperasi Pengrajin Tahu-Tempe [Primkopti] lagi-lagi melakukan sweeping pabrik di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Reaksi para produsen yang dirazia itu ada yang pasrah namun ada juga yang protes.

Yang pasrah salah satunya adalah H Agus [45], pemilik pabrik tahu di Jalan Nusa Indah, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis, 26 Juli 2012.

"Ya kan itu persaudaraan. Saya terima, nggak marah, risiko saya sendiri," jelas Agus.

Lantas kenapa dia tetap nekat berproduksi meski mengetahui ada imbauan mogok, Agus mengatakan, "Saya jualnya buat warga saja yang beli. Nggak dijual ke pasar".

Sebaliknya, protes dilontarkan produsen tahu lainnya yang terkena sweeping, yakni ibu bernama Epi [30]. 

"Orang pembeli sudah mau harga tahu naik, ngapain libur lama-lama? Semuanya dirusak, ngomong kek baik-baik, kalau mau disita ya disita, jangan ngerusak acak-acak semuanya," cetus Epi.

Lagipula Epi berproduksi hanya untuk keperluan katering, bukan buat dijual ke pasar.

"Jangan dibuang, mendingan tahunya dikasih sama orang miskin, masih banyak yang kelaparan. Ini saya buka buat ketering doang, nggak dijual ke pasar. Ini juga untuk menghidupi karyawan saya semua. Kalau nggak, mau makan dari mana? Ini udah mau Lebaran," omelnya. | AT | H | DT |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016