Orangutan yang jadi bintang di sebuah kebun binatang karena aksi suka
merokok akan dipaksa untuk berhenti.
Para pengunjung kebun binatang
mulai melemparkan rokok ke dalam kandang Tori, orangutan berusia 15
tahun, sejak dia berusia 5.
Semenjak itu, Tori pun mulai kecanduan, kata
koordinator untuk Centre for Orangutan Protection Daniek Hendarto.
"Kami bekerja dengan manajemen kebun binatang untuk memindahkan dia ke
pulau dengan danau besar di tengah kebun binatang, jauh dari orangutan
lain dan agar pengunjung tak bisa lagi melempar rokok," kata Hendarto
pada AFP.
Orangtua Tori ternyata juga perokok. Orangutan sangat mudah meniru tingkah laku manusia, termasuk merokok.
Berita soal orangutan merokok ini tersebar 10 tahun lalu dan menarik pengunjung ke kebun binatang Taru Jurug di Solo, kata Hendarto.
"Sampai kami mendapat persetujuan dari kebun binatang untuk memindahkan Tori, seorang penjaga ditempatkan di luar kandangnya demi memasikan Tori tidak merokok dan kini sedang menjalani terapi. Dia harus berhenti total," kata Hendarto.
Berbagai kebun binatang di Indonesia sudah mendapat kritik internasional atas perlakuan buruk terhadap hewan.
Orangtua Tori ternyata juga perokok. Orangutan sangat mudah meniru tingkah laku manusia, termasuk merokok.
Berita soal orangutan merokok ini tersebar 10 tahun lalu dan menarik pengunjung ke kebun binatang Taru Jurug di Solo, kata Hendarto.
"Sampai kami mendapat persetujuan dari kebun binatang untuk memindahkan Tori, seorang penjaga ditempatkan di luar kandangnya demi memasikan Tori tidak merokok dan kini sedang menjalani terapi. Dia harus berhenti total," kata Hendarto.
Berbagai kebun binatang di Indonesia sudah mendapat kritik internasional atas perlakuan buruk terhadap hewan.
Pada
bulan Maret, seekor jerapah di sebuah kebun binatang di Jawa Timur mati
dengan 20 kg gumpalan plastik sebesar bola plastik di perutnya akibat
pembungkus makanan yang diberikan pengunjung ke kandangnya.
Selain itu, Indonesia adalah tumpuan terakhir industri rokok, karena minimnya batasan pemasaran rokok serta meningkatkan jumlah perokok sampai enam kali lipat dalam 40 tahun terakhir, menurut WHO. Bahkan, ada anak yang merokok mulai usia dua tahun. | AFP
Selain itu, Indonesia adalah tumpuan terakhir industri rokok, karena minimnya batasan pemasaran rokok serta meningkatkan jumlah perokok sampai enam kali lipat dalam 40 tahun terakhir, menurut WHO. Bahkan, ada anak yang merokok mulai usia dua tahun. | AFP


0 komentar:
Posting Komentar