News Update :

Megawati Capres Paling Populer

Senin, 09 Juli 2012

Jakarta | Acehtraffic.com - Berdasarkan hasil survei dari Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), nama Megawati Soekarnoputri menjadi calon Presiden (Capres) yang paling populer. Dalam survei itu, Megawati Soekarnoputri, meraih popularitas sebesar 93,7 persen.

"Ada delapan nama tokoh nasional yang dikenal cukup luas, dari 8 nama itu yang paling populer adalah Megawati dengan tingkat popularitasnya mencapai 93,7 persen, kedua adalah Jusuf Kalla sebesar 88,9 persen, dilanjutkan Prabowo sebesar 78,8 persen," ujar CEO SMRC, Grace Natalie, di Hotel Four Season, Jakarta, Minggu (8/7/2012).

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejak tanggal 20 hingga 30 Juni 2012, pada posisi keempat ditempati oleh Wiranto dengan popularitas 72,8 persen, diikuti oleh Aburizal Bakrie dengan popularitas 70,1 persen dan Sri Sultan Hamengkubuwono X dengan popularitas sebesar 58,3 persen. "Tingginya popularitas Megawati, JK dan Prabowo, dikarenakan ketiganya sudah pernah ikut dalam Pilpres sebelumnya, ini membuat tingkat pengenalan masyarakat begitu tinggi," ucapnya.

Dari survei itu juga diketahui ada empat nama yang tingkat pengenalannya cukup tinggi, meski belum pernah ikut dalam Pilpres sebelumnya. Empat nama itu adalah Aburizal Bakrie, Sri Sultan Hamengkubuwono, Hatta Rajasa dan Anas Urbaningrum. "Tingkat popularitas nama-nama itu cukup tinggi sekitar 50 persen," ucapnya.

Selain delapan nama yang cukup populer, ada beberapa nama yang juga muncul dalam bursa pencalonan Presiden, meski tingkat popularitasnya masih rendah. Nama itu adalah Ani Yudhoyono, Pramono Edhie Wibowo, Dahlan Iskan, dan Mahfud MD, yang tingkat popularitasnya masih di bawah 50 persen. "Ini logis karena mereka tidak pernah bersaing dalam Pilpres, dan tidak melakukan sosialisasi sebagai calon presiden atau hanya menjadi pembicaraan di kalangan terbatas," ucapnya.

Populasi survey ini adalah seluruh warga negara Indonesia dengan sampel asli 1230 orang. Jumlah sampel yang dapat dianalisis 1.219, dengan perkiraan margin of error sebesar kurang lebih sekitar 3 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Kualitas kontrol terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Kualitas kontrol secara random sebesar 50 persen lewat telpon. Responden yang baru selesai wawancara dilaporkan ke superviser untuk dikonfirmasi. Waktu wawancara di lapangan ialah 20-30 Juni 2012.| AT | BJ |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016