News Update :

400 Buruh Bongkar Muat Di Pelabuhan Kuala Langsa Unjuk Rasa

Sabtu, 14 Juli 2012


Langsa | acehtraffic.com-  Ratusan buruh bongkar muat di pelabuhan  kuala langsa, melakukan unjuk rasa karena kurangnya armada kapal yang masuk ke pelabuhan tersebut. 

Para buruh menuntut agar pihak terkait mendukung untuk menghidupkan kembali aktifitas pelabuhan kuala langsa.


Ratusan buruh yang tergabung dalam Koperasi Tanaga Kerja Bongkar Muat (KTKBM) kuala langsa, jumat siang melakukan aksi unjuk rasa di pelabuhan kuala langsa.

Usman Hasyim, wakil ketua  KTKBM mengatakan aksi ini dilakukan sebagai kekecewaan mereka terhadap pemerintah terkait karena pelabuhan kuala langsa tidak bisa difungsikan dengan semestinya.

Dia menambahkan sudah setahun pelabuhan kuala langsa vakum tidak ada aktifitas apapun. Tidak ada kapal ang bersandar membawa barang hasil import dari para importir. Hal ini di duga akibat adanya bebagai informasi negatif yang beredar tentang barang -barang import yang masuk di pelabuhan kuala langsa. Sehingga para importir enggan menggunakan pelabuhan kuala langsa.

“ Sudah setahun pelabuhan kuala langsa vakum tidak ada aktifitas karena banyaknya informasi negatif dan bohong sehingga para importir merasa dirugikan,” ungkap Usman.

Kini aktifitas dipelabuhan kuala langsa mulai bergerak kembali. Minggu lalu sebuah kapal bersandar membawa kacang kedelai dan menir gabah dari Malaysia.

Para buruh menyatakan sangat senang dengan adanya kapal masuk ke pelabuhan kuala langsa berati adanya lapangan pekerjaan terhadap masyarakat setempat.  Namun informasi negatif kembali beredar tentang adanya barang import illegal yang masuk.

Usman menegaskan bahwa barang yang masuk adalah kacang kedelai bukan beras illegal. Semua barang yang masuk sudah memenuhi prosedur dan aturan yang berlaku.

“Para buruh bongkar muat menyaksikan sendiri bahwa yang dibongkar adalah kacang kedelai bukan beras illegal,” kata Usman. Informasi negatif ini  dapat menyebabkan pelabuhan kuala langsa vakum kembali dan akan bertambah pengangguran lagi. 

Karena itu kata Usman, pelabuhan kuala langsa harus dibebaskan dari segala tunggangan kepentingan seseorang atau kelompok. Pelabuhan tersebut adalah pelabuhan resmi dan diawasi oleh aparat yang berwenang, sehingga tidak mungkin ada barang illegal yang dapat masuk.

Selain itu, dengan adanya pengiriman barang langsung ke aceh berarti memotong biaya ongkos. Sehingga masyarakat aceh dapat menikmati harga barang yang lebih murah. Pada akhirnya memajukan ekonomi di daerah Aceh. | AT | TAF | RD |  

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016