Aceh
Timur | Acehtraffic.com- Dua bangkai gajah ditemukan warga akhir Mei 2012 di areal perkebuan sawit Desa Pante Labu, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh
Timur.
Gajah tersebut mati di duga akibat diracun oleh pihak perkebunan PTPN –
I kebun Tualang Sawit.
Dugaan ini berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Lembaga
Swadaya Masyarakat (LSM) FAKTA dan berdasarkan wawancara yang mereka lakukan
dengan beberapa karyawan PTPN –I.
“ Pihak PTPN-I harus bertanggung jawab atas matinya dua gajah ini,” ucap Rabono
Wiranata ketua LSM FAKTA.
Rabono Wiranata, ketua LSM FAKTA
mengatakan kematian dua gajah itu diduga karena memakan racun yang
ditempelkan pada sabun batang yang disangkutkan di pohon kelapa sawit.
Menurut sejumlah karyawan perkebunan, seminggu yang lalu memang ada
melintas gerombolan gajah di kawasan tersebut. Selain dua gajah yang mati itu,
menurut warga masih ada lagi gajah yang sedang mabuk berkeliaran di sekitar
areal perkebuan sawit, akibat memakan racun tersebut.
Kemungkinan besar masih ada gajah lain yang mati. LSM FAKTA mendesak
pihak terkait untuk mengusut kasus diracunnya gajah tersebut.
Terkait matinya dua gajah
tersebut, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkebunan sawit PTPN-I, membantah
telah meracuni dua gajah yang ditemukan mati di lahan perkebunan sawit Tualang
Sawit, Desa Pantai Labu, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.
Syaifullah, Humas PTPN
–I mengatakan sejak Pembersihan Lahan
untuk perkebuan pihak PTPN –I tidak pernah melakukan pembunuhan terhadap satwa.
“ Sejak Land Clearing pihak
perusahaan tidak pernah melakukan pembunuhan terhadap satwa,” ucap Syaifullah, Senin 4 Juni 2012
Syaifullah menambahkan,kebetulan
saja dua gajah itu mati di areal perkebunan sawit milik PTPN-I.
Sementara itu terkait
matinya dua gajah di Aceh Timur, sejumlah personil Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, mendatangi
lokasi tempat kejadian yaitu di areal perkebunan sawit milik PTPN-I, kebun
Tualang Sawit, guna menyelidiki kasus matinya dua gajah itu.
Kepala teknisi BKSDA Aceh
Zulkifli mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan penyebab matinya dua
gajah itu. BKSDA memperkirakan dua gajah itu mati seminggu yang lalu, namun
belum bisa dipastikan penyebab kematian dua gajah itu karena masih melakukan
penyelidikan.
Hasil otopsi sementara dari
dua gajah tersebut yaitu kematiannya diduga akibat memakan pupuk. Namun ini
masih dugaan awal karena memang dalam pupuk ada rasa garam dan gajah sangat
suka.
Sehingga dimakan sebanyak-banyaknya dan mengakibatkan kematian. Hingga saat ini belum diketahui apakah pupuk
yang dimakan gajah itu milik PTPN-I |
AT | FAY | RD |


0 komentar:
Posting Komentar