Gayo
Lues | Acehtraffic.com- - Sebuah adegan bak film laga tersaji di lintas
perbatasan Blangkejeren-Kutacane, ketika dua mobil innova diburu polisi,
sejenak salah seorang penumpang mobil mendorong polisi yang hendak memeriksa
mobil dimaksud, hingga terjengkang.
Rentetan tembakan polisi akhirnya
menghentikan laju mobil yang ternyata mengangkut 0,98 ton ganja kering siap
edar, Selasa 19 Juni 2012 sekira pukul 05.30 WIB lepas subuh.
Semua
pengendara mobil berhasil kabur, dengan menelantarkan mobil mereka yang ban nya
kempes ditembus timah panas, serta satu lainnya mengenai bodi mobil.
Barang
bukti ganja itu terdiri 196 bal seberat 980 kilogram yang dibungkus rapi.
Diangkut mengunakan dua unit mobil
kijang inova warna silver dengan BK 1014 GN, dan inova warna hitam BK 23 KD.
Berdasarkan
keterangan Bripda Zukarnaen salah satu petugas pos perbatasan yang melakukan
periksaan, awalnya kedua mobil tersebut melaju dari arah Blangkejeren menuju
Kotacane secara beriringan. Petugas Pos perbatasan yang melaksanakan piket,
menyetop mobil tersebut.
Saat
polisi mau melakukan pemeriksaan isi mobil itu, tiba tiba salah satu pengendara
yang berada di atas mobil, langsung turun mendorong petugas polisi hingga
terjengkang. Lalu secepatnya naik ke mobil dan kedua kenderaan itu pun dipacu
melarikan diri, dengan menabrak portal pos perbatasan.
Polisi
lalu bergerak cepat memburu kedua mobil tersebut, sembari melepaskan tembakan.
Karena tak digubris, akhirnya polisi menembak secara terarah pada ban mobil,
hingga minibus kijang BK 1014 GN
berhasil dihentikan setelah timas panas mengarah kedua ban belakang, dan mobil
terperosok ke parit.
Setelah
dilakukan pengecekan pada mobil yang ditinggal tersangka itu ditemukan ganja kering 110 bal atau seberat
550 kg lebih.
Sementara
sambung Bripda Zulkarnaen, untuk selanjutnya petugas memburu kijang inova warna
hitam BK 23 KD. Mobil itu akhirnya ditemukan pada salah satu lokasi peningapan
di Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
Tersangka
juga kabur ke semak belukar arah ke sungai Alas tersebut. Kemudian setelah
polisi melakukan pemeriksaan mobil itu, juga ditemukan ganja kering sebanyak 46 bal seberat 340 kg.
Bahkan di dalam mobil itu terdapat bercakan
darah di jok depan kiri sebelah sopir bagian lutut.
Kapolres
Galus, AKBP Drs Sofyan Tanjung, didampingi Kasat Narkoba Ipda Hendra Gunawan T, Selasa 19 Juni 2012 mengatakan, pemeriksaan setiap
kendaraan yang melintas itu merupakan
razia rutin yang digelar petugas Pos Polisi perbatasan Rumah Bundar, terutama
bagi kendaraan dari arah Blangkejeren
menuju Kotacane maupun Medan, demikian juga sebaliknya.
Kapolres
mengakui tentang insiden penangkapan ganja kering di pos perbatasan Gayo
Lues-Kutacane itu. Kapolres
Galus menuturkan, untuk saat ini kasus tersebut sedang dikembangkan.
Di
sela-sela itu juga dia berharap, kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan
bisnis barang haram tersebut. Karenanya masih banyak bisnis halal bahkan sangat
menjanjikan, ketimbang harus menjalankan bisnis haram yang penuh dengan risiko
dan tantangan | Serambi


0 komentar:
Posting Komentar