
Uruguay | acehtraffic.com -
Pemerintah Uruguay bersiap melegalkan ganja. Langkah ini dilakukan untuk
melawan masalah kriminal terkait dengan jual-beli ganja secara ilegal.
Rencana undang-undang legalitas
ganja siap diajukan ke parlemen. Bila disetujui, nantinya hanya pemerintah yang
diberi kewenangan untuk menjual ganja dan hanya orang dewasa yang mendaftar di
database pemerintah yang bisa membelinya.
Menteri Pertahanan Eleuterio
Fernandez Huidobro kepada wartawan di Montevideo menyatakan aturan ini
bertujuan untuk melemahkan kejahatan narkoba di negeri ini. Tujuannya menghapus
keuntungan dari pengedar narkoba.
Dia mengatakan RUU itu akan
dikirim ke parlemen segera, tapi tanggal pastinya belum ditetapkan. "Kami
menuju kontrol negara ketat dari distribusi dan produksi obat ini," kata
Fernandez. "Ini adalah pertarungan di kedua front: terhadap konsumsi dan
perdagangan narkoba."
Koran Uruguay telah melaporkan
bahwa uang dari pajak ganja yang dijual oleh pemerintah akan dialirkan ke
rehabilitasi pecandu narkoba.
Tidak ada hukum yang menentang
penggunaan ganja di Uruguay. Memiliki obat untuk penggunaan pribadi sejauh ini
belum pernah dikriminalisasi. Namun mereka yang sudah melampaui batas tertentu
konsumsi ganja harus menjalani rehabilitasi narkoba.
Sebuah perdebatan mengemuka di
jaringan media sosial di negeri ini. Beberapa orang khawatir tentang penjualan
bebas dari ganja dan yang bercanda tentang hal itu. "Legalisasi ganja bukan
merupakan ukuran keamanan," tulis satu orang di ibu kota Uruguay di akun
Twitter-nya.
"Sekarang saya dapat membayangkan Anda turun ke kios untuk membeli roti, susu, dan sekotak kecil ganja," tulis yang lain.
"Sekarang saya dapat membayangkan Anda turun ke kios untuk membeli roti, susu, dan sekotak kecil ganja," tulis yang lain.
Juan Carlos Redin, seorang
terapis kecanduan narkoba, menyayangkan aturan ini jika sampai lolos. Ia
mempertanyakan hal yang paling sederhana soal suplai ganja. "Siapa yang
akan menyediakan ganja bagi pemerintah?" katanya.
"Jika mereka benar-benar
menjual sendiri, dan Anda harus pergi ke toko pemerintah Uruguay untuk membeli
ganja, maka itu akan menjadi preseden," kata dia.| TEMPO | AP | TRIP B

0 komentar:
Posting Komentar