Otto Syamsuddin Ishak adalah Sosiolog dari Universitas Syah Kuala di Banda Aceh dan kini
Aktif sebagai peneliti senior di Imparsial Jakarta. Berikut wawancara terkait beberapa kasus kekerasan
yang terjadi menjelang pemilu di Aceh.
Aceh Traffic : Bagaimana
pandangan anda tentang kasus penembakan membabi
buta buruh Gali kabel di Bireuen, Aneuk Galong Banda Aceh, Kasus
Penembakan Di PT Setya Agung Aceh Utara, Kasus Penembakan di Langkahan Aceh
Utara ? dan Kasus penembakan Saiful alias Cagee mantan GAM Bate Ilek itu?
Otto
Syamsuddin : Itu aksi yang dilakukan dengan politik dalam kaitannya dengan
pilkada. Mereka mencoba memantik sentimen etnis yang bisa menimbulkan konflik
horizontal. Kalau konflik terjadi, maka pilkada terganggu.
Acehtraffic.com: Menurut anda beberapa kasus tersebut,
masuk ngak ke ranah pelanggaran HAM, kalau tidak kenapa? Kalau iya kenapa ?
Otto
Syamsuddin : Ya, buktikan dulu, itu dilakukan oleh siapa, apakah aparat keamanan atau
pertahanan negara. Atau oleh sebuah organisasi politik bersenjata. Kalau tak
bisa dibuktikan, maka kasus tersebut adalah pidana biasa.
Acehtraffic.com: Apakah kasus ini ada kaitannya satu sama lain?
Atau penemabkan ini terkait dengan kasus Penembakan mantan GAM Batee Ilek?
Otto
Syamsuddin : Polisi belum menemukan
buktinya. Malah ditangani oleh Densus 88, maka bisa diorientasikan masuk ke
masalah terorisme.
Acehtraffic.com: Menurut polisi ada beberapa yang telah ditangkap
terkait kasus diatas dan kini ditahan di Mabes Polri Di Jakarta ? Menurut Anda
kenapa haruis melibatkan tiom Mabes Polri sementara Polda Aceh memiliki cukup
personil ?
Otto
Syamsuddin : Itu bisa dikarenakan profesionalitas polisi sendiri. bisa juga ada
kaitannya dengan jaringan di luar aceh, misalnya soal terorisme, sehingga
ditangani oleh mabes polri.
Acehtraffic.com: Menurut anda kenapa polisi terkesan tidak terbuka
dengan beberapa kasus diatas? Kenapa?
Otto
Syamsuddin : Wah, saya tak tahu kenapa polisi demikian. lebih tepatnya,
tanyakan saja langsung dengan pihak kepolisian. tapi kalau kasusnya terorisme,
biasanya tertutup dalam penanganannya.
Acehtraffic.com: Apakah menurut analisa anda ? Berbagai kasus
tersebut terstruktur atau terjadi dengan sendirinya?
Otto
Syamsuddin : Ada yang terencana dan sistematis, ada yang tidak. Kalau kasus
etnis, itu terancang dengan baik.
Acehtraffic.com: Menurut penglihatan bapak kasus ini terkait
dengan kepentingan politik ? Kira-kira kepentingan kelompok mana? Apakah ada
kepentingan Jakarta di sini ?
Otto
Syamsuddin : Nggak tahu saya kalau soal kelompok. polisi yang profesional dan
bertanggungjawab penanganan itu saja belum menarik sebuah kesimpulan.
Acehtraffic.com: Apa harapan anda terhadap pengungkapan kasus-
kasus yang tersebut diatas? Apakah anda yakin polisi mengungkap
hingga ke akar-akarnya ? atau mendiamkan ? Apa harapan anda terhadap masyarakat
Nanggroe Aceh Darussalam?
Otto
Syamsuddin : Wah, itu bukan soal harapan personal. itu semua kewajiban negara
untuk mengungkapkannya. kalau negara tak mampu mengungkapkannya, maka rezim ini
gagal dalam menjalankan konstitusi yang menyatakan ini sebuah negara hukum.
lalu, bisa menimbulkan kekacauan sosial di mana-mana. | AT | RD |


0 komentar:
Posting Komentar