Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Halaman walikota Lhokseumawe tadi pagi, Selasa
1 Mei 2012 dijejali ratusan mahasiswa Universitas malikussaleh. Namun ratusan
mahasiswa Unimal yang acapkali melakukan demo itu kedatangannya tadi pagi bukanlah
untuk menggelar aksi demo melainkan untuk melakukan pelepasan Kuliah Kerja Nyata
[KKN] oleh Pj Walikota Lhokseumawe Arifin Abdullah.
KKN dilaksanakan dari tanggal 30
April hingga 30 Juni mendatang yang di ikuti sebanyak 760 mahasiswa Universitas
Malikussaleh [Unimal] dan disebar ke 50 desa di Kecamatan Muara Satu, Muara
Dua, dan Blang Mangat. Sedangkan untuk kecamatan Banda sakti akan dilakukan
pada bulan Oktober mendatang dengan menurunkan ratusan personil mahasiswa KKN
lanjutan.
KKN kali ini terlihat berbeda
dari KKN sebelumnya yang pernah mendapatkan predikat dari masyarakat sebagai
Koeh-Koeh Nalueng. Tidak ada lagi membuat papan nama jalan, pengecatan meunasah
hingga pengecatan rumah geuchik. Kali ini, mahasiswa ditugaskan untuk melakukan
mapping [pemetaan] tentang potensi-potensi desa di Kota Lhokseumawe.
Seperti yang dikatakan Ketua
panitia KKN Unimal, Muhammad Ali, tahun ini pihaknya mengubah pola KKN
mahasiswanya yaitu melakukan pemetaan potensi desa, berbeda dari tahu
sebelumnya dengan harapan dari data tersebut dapat membantu pemerintah daerah mempercepat
pembangunan.
Rektor unimal, Apridar dalam
acara pelepasan mahasiswa KKN tadi pagi mengucapkan terimakasih terhadap Pj Walikota
Lhokseumawe Arifin Abdullah yang telah mau bekerja sama dengan pihak Unimal, “semoga
ini terus berjalan demi pembangunan masyarakat kita,” harap Apridar.
Sementara Arifin Abdullah didepan
ratusan mahasiswa KKN yang berkumpul dihalaman gedung Walikota Lhokseumawe meminta
mahasiswa untuk pro aktif dalam pembangunan, dan secara vulgar PJ Walikota itu
mengatakan,”selama ini yang kita dengar banyak mahasiswa ditangkap karena mesum,
terlibat narkoba, merampok dan hal-hal negatif lainnya,” papar Arifin Abdullah.
| AT | HR | IS |

0 komentar:
Posting Komentar