Medan | Acehtraffic.com - Persoalan sepele yang dialami dengan teman kerjanya, malah membuat Melati br Purba (27), warga Jalan Kapten Sumarsono, Gang Abadi, Kelurahan Helvetia Timur, mengalami luka sayatan di lengan dan kaki. Persoalan itu dilaporkan Melati ke Mapolsek Helvetia, Selasa (1/5).
Kejadian bermula ketika Melati dan Nova, rekan kerjanya di gudang sayur Jalan Kapten Sumarsono ini terlibat salah paham. Keduanya sedang asyik bekerja sebagai pemotong tunas sayur kol di tempat kerja mereka. Korban yang telah selesai memotong tunas sayur kol menemui pemilik gudang sayur Siti (35) untuk kembali meminta sayur yang belum dipotong. Oleh toke nya, Melati disuruh mengambil sayur yang berada di belakang Nova.
Disini lah percek-cokan itu bermula karena Nova menuduh Melati mengambil tunas sayur kol yang telah selesai dipotong. “Aku dituduh mengambil tunas sayur yang udah dipotong dia (pelaku-red), padahal aku mengambil sayur belum dipotong yang letaknya persis di belakangnya,’’ kata ibu anak satu ini.
Keributan mulut berlanjut ke fisik. Sesama omak-omak ini duel saling menyerang. Melati menggigit tangan Nova. Serangan itu dibalas Nova dengan menyabetkan pisau cutter sebanyak 5 kali. Akibatnya, Melati mengalami luka di lengan kanan, lengan kiri serta kaki kanannya.
Keduanya lalu disuruh pulang oleh toke mereka. Namun Melati tak terima dan memilih jalur hukum untuk penyelesaian masalahnya. “Disayatnya tangan dan kakiku. Untung aja aku tak mati,’’ kata wanita bertubuh tambun ini.
Kapolsek Medan Helvetia Kompol Sutrisno Hady yang dikonfirmasi POSMETRO mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan meminta visum serta keterangan saksi-saksi.| AT | PM |


0 komentar:
Posting Komentar