Acehtraffic.com - Hujjatul Islam Shahceraghi menyatakan, pandangan Syahid Muthahhari terkait masalah jilbab untuk kaumperempuan dan remaja Muslimah.
Hawzah News (2/5) melaporkan, berbeda dengan budaya Barat yang mencampur kerja dan aktivitas dengan mencaei kenikmatan seksual, Syahid Muthahhari justru menekankan ketenangan jiwa, pengokohan hubungan keluarga, terwujuenya nikai-nilai sosial, dan penghormatan kepada perempuan, sebagai hasil dari menjaga jilbab dan kehormatan perempuan."
Hawzah News (2/5) melaporkan, berbeda dengan budaya Barat yang mencampur kerja dan aktivitas dengan mencaei kenikmatan seksual, Syahid Muthahhari justru menekankan ketenangan jiwa, pengokohan hubungan keluarga, terwujuenya nikai-nilai sosial, dan penghormatan kepada perempuan, sebagai hasil dari menjaga jilbab dan kehormatan perempuan."
Hujjatul Islam Shahceraghi mengatakan bahwa berdasarkan pandangan Syahid Muthahhari, jilbab yang ditetapkan oleh Islam bukan berarti membatasi mereka untuk tidak keluar dari rumah, karena masalah mengurung perempuan di dalam rumah tidak ada dalam agama Islam.
Barat, menurutnya tengah berusaha menyebarkan budaya kebebasan tanpa batas dalam masyarakat Islam melalui propaganda media-medianya.
"Risalah seorang perempuan adalah menjaga keharmonisan dan kekokohan keluarga, serta mendidik anak yang beriman," tuturnya.| AT | Irib |


0 komentar:
Posting Komentar