
Bogor | Acehtraffic.com- Sebanyak tiga dokter dan dua tim medis dari Universitas Padjajaran
kembali dikirim menuju Puncak Salak I untuk membantu tim SAR gabungan.
Tim ini bertugas mengecek kondisi kesehatan terhadap ratusan anggota tim
SAR yang sudah berada di lokasi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100.
"Kami kirimkan tiga dokter dan dua perawat ke puncak Salak I untuk melakukan tugas medis rescue bagi tim SAR gabungan yang masih bertugas disana," kata Koordinator Posko Gabungan Cimelati Kopral Soma di Posko Cimalati, Kemacatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa 15 Mei 2012
Langkah itu dilakukan agar kondisi fisik dan kesehatan tim SAR gabungan tetap terjaga selama melakukan proses evakuasi. Terlebih, saat ini sejumlah personel yang diterjunkan kondisinya sudah mengalami penurunan.
"Keberadaan tim medis diharapkan bisa memulihkan fisik mereka agar terhindar dari serangan penyakit," ujar dia.
Dalam rombongan itu, Soma juga menyebutkan ikut mengirim kebutuhan logistik kepada tim SAR gabungan berupa makanan dan minuman. "Yang paling banyak dibutuhkan adalah air, makanya kami terus menyuplai kebutuhan logistik bagi tim SAR," lanjut dia. | MDC
"Kami kirimkan tiga dokter dan dua perawat ke puncak Salak I untuk melakukan tugas medis rescue bagi tim SAR gabungan yang masih bertugas disana," kata Koordinator Posko Gabungan Cimelati Kopral Soma di Posko Cimalati, Kemacatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa 15 Mei 2012
Langkah itu dilakukan agar kondisi fisik dan kesehatan tim SAR gabungan tetap terjaga selama melakukan proses evakuasi. Terlebih, saat ini sejumlah personel yang diterjunkan kondisinya sudah mengalami penurunan.
"Keberadaan tim medis diharapkan bisa memulihkan fisik mereka agar terhindar dari serangan penyakit," ujar dia.
Dalam rombongan itu, Soma juga menyebutkan ikut mengirim kebutuhan logistik kepada tim SAR gabungan berupa makanan dan minuman. "Yang paling banyak dibutuhkan adalah air, makanya kami terus menyuplai kebutuhan logistik bagi tim SAR," lanjut dia. | MDC

0 komentar:
Posting Komentar