
Jakarta | Acehtraffic.com- Karena kabut tebal, tim
gabungan menghentikan sementara proses evakuasi pengangkatan kantong
jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 (SS100) dengan
helikopter dari Gunung Salak menuju Jakarta pada, Sabtu 12 Mei 2012 sekitar pukul 17.00 WIB. Tim telah berhasil mengevakuasi 16 kantong
jenazah sepanjang hari ini.
Demikian disampaikan Komandan Landasan
Udara Atang Sendjaja Bogor, Marsekal Pertama Tabri Santoso, di helipad
darurat Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/5/2012) petang.
Di Helipad darurat Cijeruk, dua helikopter mengangkut
lima kantong jenazah menuju Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta sekitar
pukul 16.45 WIB. Kantong jenazah tersebut berisi sejumlah potongan tubuh
korban.
Tabri mengaku belum tahu ada tidaknya jenazah yang ditemukan
dalam bentuk utuh. "Untuk hari ini, 16 kantong (jenazah)," ujarnya.
Tabri
mengatakan, proses evakuasi menggunakan helikopter ini akan dilanjutkan
pada Minggu (13/5/2012) pukul 06.00 WIB, menggunakan pola operasional
yang sama.
Pola yang digunakan adalah mengambil kantong jenazah
dari sekitar puncak Gunung Salak 1 dengan dikerek 30 meter dari
helikopter Super Puma.
Selanjutnya, kantong jenazah dipindahkan ke
helikopter lainnya di helipad darurat Cijeruk untuk selanjutnya
diterbangkan ke Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta. | TB

0 komentar:
Posting Komentar