News Update :

Demo DPRA, Gempas Usung “Mayat”

Kamis, 10 Mei 2012

Banda Aceh | Acehtraffic.com - Belasan mahasiswa yang tergabung Gerakan Mahasiswa Peduli Aceh Singkil (Gempas) berunjuk rasa di depan kantor DPRA di Banda Aceh, Kamis 10 Mei 2012. Dalam aksi itu, mereka mengusung “mayat” yang bertopeng gambar Ketua DPRK Aceh Singkil Putra Arianto.

Gempas menuntut agar DPRA ikut campur tangan dalam menyelesaikan pelbagai persoalan yang terjadi di Aceh Singkil, termasuk kasus adanya rumah ibadah umat Kristen yang tidak memiliki izin.

Dalam unjukrasa yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, mahasiswa turut membawa sebuah keranda “mayat” dengan topeng anggota DPRK Singkil. Sebelum ke DPRA, mereka berorasi di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh.

Koordinator Lapangan Sukran Sastra mengatakan Pemerintah Aceh Singkil belum membuat perubahan terhadap masyarakat Singkil. Padahal, menurutnya, di Singkil terdapat tiga sumber pendapatan masyarakat yaitu perkebunan, pertanian, dan kelautan.

“Anggota DPRK Aceh Singkil mandul, mereka hanya menghabiskan APBK setiap tahun,” kata Sukran kepada wartawan.

Menurutnya, persoalan yang lagi hangat di Singkil yaitu maraknya pembangunan gereja di Aceh Singkil tanpa sepengetahuan dan izin dari pemerintah. Ini merupakan bukti bahwa Aceh Singkil masih dalam keadaan tidur. Karena itu, perlu ditata dan dievaluasi kembali kinerja eksekutif dan legislatif.

Mereka meminta kepada DPRA daerah pemilihan tujuh agar lebih konsisten dalam menyikapi permasalahan di Aceh Singkil serta membantu percepatan pembangunan di sana.

“Jika DPRA tidak mampu, maka kami harap mundur saja dari anggota DPRA,” harapnya.

Mereka juga meminta Majelis Ulama Indonesia dan pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas siapa saja yang melanggar peraturan terutama dalam pembangunan rumah ibadah tanpa izin.
| AT | Aceh Kita |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016