
"Kami mendapatkan laporan adanya dua orang yang sakit di
lokasi jatuhnya pesawat. Setelah kami berkoordinasi dan diperiksa,
ternyata kedua orang tersebut merupakan wartawan asing dari Rusia yang
tengah melakukan peliputan," kata Danrem 061 Suryakencana Bogor Kolonel
(Inf) AM Putranto kepada wartawan di Posko Desa Cipelang, Kecamatan
Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 14 Mei 2012
Putranto
mengaku sudah memberikan izin kepada kedua wartawan itu untuk naik ke
Gunung Salak. Namun karena tidak mampu melanjutkan perjalanan akhirnya
mereka meminta untuk dievakuasi dari Puncak Salak I.
"Mereka
dievakuasi melalui jalur udara dengan menggunakan helikopter Super Puma
dan tiba di helipad yang berada di Lapang SMPN I Cijeruk, Kampung Pasir
Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor sekitar pukul
10.00 WIB," katanya.
Menurut Putranto, 13 orang dari Tim SAR
Rusia berencana membuka tenda di puncak, namun dilarang karena kondisi
tidak memungkinkan.
"Kami telah intruksikan kepada Tim SAR Rusia agar jangan membuka tenda di puncak, karena tidak memungkinkan," tandasnya.

0 komentar:
Posting Komentar