News Update :

Rebut Aset Mon Pase, Operasikan PDAM Lhokseumawe, Habiskan Uang Warga, Air Bersih Tak Kunjung Ada

Kamis, 12 April 2012






Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Bobroknya manajemen dan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase sering kali diprotes oleh pelanggannya, kebanyakan protes datang dari warga Lhokseumawe, seperti keluhan terhentinya suplai air sejak sehari sebelum Ramadhan, dimana warga sangat membutuhkan air untuk menyambut hari meugang.

Tidak hanya itu, Isu kenaikan tariff 400% yang sebelumnya hanya Rp 1.700/liter, 14 Maret 2012 warga Kota Lhokseumawe kecewa pada PDAM Tirta Mon Pase yang tidak merealisasikan permohonan penambahan pelanggan baru, begitu juga soal air keruh dan PDAM tersebut lupa membayar gaji pegawainya.

bobroknya manajemen PDAM Tirta Mon Pase tidak hanya dirasakan oleh pegawainya, melainkan juga dirasakan oleh warga Kota Lhokseumawe, pasalnya pelanggan PDAM Tirta Mon Pase kebanyakan warga Kota, sementara warga Aceh Utara lebih minim.

Sementara PDAM Ie Beusare Rata Kota Lhokseumawe setelah direkturnya dilantik 19 September lalu, hingga kini masih jalan ditempat, terkesan hanya menguras uang rakyat Kota Lhokseumawe bersama staf dan tim ahlinya yang digaji tiap bulan.

Pj Walikota Lhokseumawe yang juga mantan Sekda Kota itu, seperti yang dilansir Serambi  5 April 2012, mengakui sampai saat ini pelayanan PDAM Ie Beusare Rata (IBR) Lhokseumawe masih jalan di tempat, untuk mengoptimalkan pengoperasian PDAM itu pihaknya perlu merebut asset  PDAM Tirta Mon Pase yang berada dalam wilayah Lhokseumawe.

Hal tersebut disampaikan Drs Arifin Abdullah pada pertemuan dengan Pelaksana Tugas (PLt) Kepala BPKP Aceh, Drs Samidan Angkasa Wijaya, Rabu 4 April lalu di Kantor BPKP, Jalan T Nyak Makam Banda Aceh. “Kami butuh bantuan BPKP untuk menjembatani agar aset PDAM Aceh Utara diserahkan pada kami”. Ujar Arifin seraya berjanji akan mengoperasikan PDAM Ie Beusare Rata (IBR) Lhokseumawe pertengahan tahun ini.

Sementara Direktur PDAM Kota Lhokseumawe Rizal Efendi SE ketika ditanyai Acehtraffic.com, soal setahun kepemimpinannya, sudah berapa biaya yang dikeluarkan oleh warga untuk gaji dia dan ahlinya, tapi kapan suplai air bersih bisa dinikmati oleh warga Kota Lhokseumawe, pihaknya mengakui, karena sedang mengendaraan mobil, Direktur PDAM Kota itu tidak bisa komentar banyak.

“Besok saja datang ke kantor, biar saya buat pers rilis, ini kan baru terbentuk, lagian ini industri bukan jualan, jadi perlu dibuat pendekatan sana sini” katanya via handphone tadi, Kamis 12 April 2012, malam. | AT | IS |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016