News Update :

Laki-Laki Yang Mengalami Pelecehan Seksual Picu Kehamilan Remaja

Selasa, 10 April 2012



Jakarta | Acehtraffic.com - Tak hanya perempuan yang berisiko mengalami pelecehan seksual, karena laki-laki pun bisa. Laki-laki muda yang mengalami pelecehan seksual, 5 kali lebih mungkin menyebabkan kehamilan remaja.

Studi yang dilakukan peneliti dari University of British Columbia menemukan anak laki-laki yang mengalami pelecehan seksual 5 kali lebih mungkin memicu kehamilan remaja, 3 kali lebih mungkin memiliki banyak pasangan seksual serta 2 kali lebih mungkin terlibat hubungan seks tanpa kondom.

Hasil studi ini dilaporkan secara online dalam Journal of Adolescent Health’s dengan mengeksplorasi hubungan antara pelecehan seksual dan perilaku seksual berisiko yang fokus pada 3 bidang yaitu kehamilan remaja, pasangan seksual dan hubungan seks tanpa kondom.

Para peneliti melakukan survei secara anonim dengan melibatkan lebih dari 40.000 remaja SMA laki-laki termasuk dari negara bagian Oregon, Vermont, Minnesota dan Massachusetts.

"Ini merupakan studi pertama yang mengeksplorasi kekuatan pengaruh pelecehan seksual terhadap perilaku seksual pada anak laki-laki," ujar Yuko Homma, lulusan UBC School of Nursing, seperti dikutip dari Health24, Selasa, 10 April 2012.

Homma menuturkan anak-anak juga rentan terhadap efek trauma dari pelecehan seksual yang nantinya berdampak pada infeksi menular seksual atau kehamilan remaja. Untuk itu Homma menyarankan orangtua perlu berbicara dengan anaknya tentang kesadaran dan pencegahan pelecehan seksual.

"Anak laki-laki mungkin ragu memberitahu orangtua tentang insiden pelecehan seksual jika si orangtua memiliki kesalahpahaman tentang hal itu, karena ada beberapa orangtua yang berpikir pelecehan seksual tidak mungkin terjadi pada anak laki-laki," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Elizabeth Saewyc, profesor keperawatan dan kedokteran remaja dari UBC yang menuturkan anak laki-laki jauh lebih kecil kemungkinannya untuk memberitahu orang lain mengenai apa yang dialaminya.

"Padahal jelas terlihat mereka juga membutuhkan dukungan dan perawatan untuk membantu mengatasi trauma akibat kekerasan atau pelecehan seksual yang dialaminya," ujar Saewyc. | AT | DH |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016