"Hingga saat ini masih ada pejabat di jararan Pemeritahan Kota Banda Aceh yang belum bisa komputer dan internet, saya minta Kepala Bagian Organisasi dan Administrasi Pembangunan untuk mengevaluasinya agar mereka diprioritaskan untuk mengikuti pelatihan," kata Pj Wali Kota Banda Aceh T Saifuddin di Banda Aceh, Kamis 1 Maret 2012.
Menurutnya, Pemkot Banda Aceh pada 2012 telah menargetkan seluruh PNS fungsional dan struktural dapat menguasai komputer guna meningkatkan profesionalisme. "Sebenarnya tidak sulit untuk menguasai komputer, apalagi handphone saat ini sudah canggih dan cara operasionalnya juga seperti komputer, namun sayang telepon genggam itu hanya digunakan untuk berbicara dan SMS," katanya saat meluncurkan aplikasi e-kinerja.
Mantan Sekdakota Banda Aceh itu mengatakan untuk mengisi aplikasi e-kinerja para PNS harus menguasai komputer dan internet dan seluruh atasan mulai dari Kasubdin, Kasubbag, Kabid, Kabag hingga Kepala Dinas, Kantor dan Badan harus menilai dan menyampaikan tanggapan baik kritikan atau saran terhadap laporan yang disampaikan melalui aplikasi yang mulai diberlakukan sejak 1 Maret 2012. "Jadi tidak ada alasan pemangku jabatan tidak dapat memguasai komputer dan internet, jika perlu harus digelar pelatihan agar tidak ada kendala terhadap e-kinerja," katanya menambahkan.
Saifuddin mengatakan aplikasi e-kinerja menjadi salah satu alat untuk menyimpan apa yang telah dilakukan PNS terhadap beban kerja setiap hari, program ini juga sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan program aplikasi e-kinerja, setiap atasan dapat melakukan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) bawahannya. Aplikasi e-kinerja juga untuk memudahkan PNS menginput kegiatan, output pekerjaan dan membuat laporan lembar kerja harian melalui jaringan internet. Aplikasi e-kinerja merupakan pilot Project remunerasi Pemko Banda Aceh yang dilaksanakan secara bertahap untuk mengukur kinerja pegawai di setiap SKPD. | AT | AN |

0 komentar:
Posting Komentar