Jakarta | Acehtraffic.com - Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM per 1 April
mendatang kemungkinan memicu gelombang aksi unjuk rasa dari masyarakat.
Pemerintah pun siap mengantisipasi sepanjang aksi tersebut berlangsung
demokratis dan tidak anarkis.
"Tidak masalah pesertanya sampai ratusan ribu sekalipun, silakan selama itu tertib. Tidak merusak dan jangan mengganggu orang lain," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (1/3/2012).
Menurutnya, kemungkinan terjadinya unjuk rasa termasuk salah satu hal yang pemerintah antisipasi dalam mempersiapkan kenaikan harga BBM. Warga masyarakat yang hendak berunjuk rasa diingatkan agar melaksanakannya secara tertib, damai dan tidak melanggar aturan hukum berlaku.
"Yang penting bagi yang melakukan kegiatan seperti itu harus paham bahwa hukum harus ditegakan. Kebebasan harus berdampingan dengan kepatuhan kita terhadap pranata sosial dan hukum," wantinya.| AT | DT |
"Tidak masalah pesertanya sampai ratusan ribu sekalipun, silakan selama itu tertib. Tidak merusak dan jangan mengganggu orang lain," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (1/3/2012).
Menurutnya, kemungkinan terjadinya unjuk rasa termasuk salah satu hal yang pemerintah antisipasi dalam mempersiapkan kenaikan harga BBM. Warga masyarakat yang hendak berunjuk rasa diingatkan agar melaksanakannya secara tertib, damai dan tidak melanggar aturan hukum berlaku.
"Yang penting bagi yang melakukan kegiatan seperti itu harus paham bahwa hukum harus ditegakan. Kebebasan harus berdampingan dengan kepatuhan kita terhadap pranata sosial dan hukum," wantinya.| AT | DT |


0 komentar:
Posting Komentar