
Oki
Rahmatna Tiba dalam rilisnya kepada The Acehtraffic.com mengatakan berdasarkan
laporan yang diterima pihaknya, oknum tim sukses pasangan Zikir dari Partai Aceh menolak dan melarang
pemasangan spanduk pasangan Irwandi Yusuf-Muhyan di kawasan desa itu.
Oki
yang merupakan putera juru runding GAM Alm Sofyan Ibrahim Tiba yang meninggal
dalam penjara pada saat bencana tsunami 2005 lalu dalam proses menjalani
hukuman karena dituduh makar atas kiprahnya sebagai juru runding GAM dimasa jeda
kemanusiaan itu, menambahkan oknum tersebut mengancam Tim sukses Irwandi–Muhyan membekali diri dengan parang.
Untuk
menghindari bentrokan fisik yang berkelanjutan, dan berdasarkan laporan
masyarakat terhadap keributan tersebut, anggota polsek Peusangan dan anggota
polisi dari Mapolres Bireuen sudah berada di lokasi.
Selain
itu, tim Seuramoe juga menyebutkan pendukung Partai Aceh juga merusak empat
mobil Tim Seuramoe Irwandi didesa Balee Setui kecamatan Peusangan, dan pembakaran
1 unit sepeda motor serta pengrusakan kantor Seuramoe Irwandi-Muhyan didesa
Linggoeng kecamatan Jangka Bireuen.
Sementara
itu Muklis Abee Juru bicara Komite
Peralihan Aceh [KPA) organisasi mantan combatan GAM yang dikonfirmasi reporter
The Acehtraffic.com sekitar pukul 02:00 Dinihari mengatakan bahwa pelarangan
pemasangan spanduk tersebut.
Karena Tim Sukses Irwandi –Muhyan hendak memasang
spanduk di tempat yang sama dengan spanduk pasangan dari Partai Aceh Zaini –Muzakkir, karena itu makanya dilarang
oleh pendukung Zaini Muzakkir. “Karena tidak mau didengar makanya dikejar oleh “Masyarakat”
pendukung Zaini Muzakir,” Ujar Muklis Abe.
Dia
juga menjelaskan lagi, bahwa yang lakukan itu adalah pendukung Partai Aceh,
bukan anggota Partai Aceh. ”Begitu yang saya terima laporan (Meunan yang lon
terimong laporan) Tapi saya tidak begitu tahu juga karena saya tidak ada
ditempat kejadian, karena saya sedang konvoi menuju Langsa,” Tambah Muklis
Abee. | AT | RD | YD
Ini cuplikan wawancara lengkap Muklis Abee
Kronologisnya, orang Seuramoe mau pasang spanduk
ditas spanduk Zikir, “ijak tipek hinan, itham le masyarakat han ipateh, sabab
han ipateh meu ilet teuk le masyarakat” Kata Muhklis Abe
Laporan yang saya terima itu yang melakukan
masyarakat pendukung PA, bukan anggota PA, Meunan yang long teurimong laporan,
tapi lon hana get lon teupue sit karna lon hana itempat kejadian” karena saya
tidak berada ditempat, sedang didalam perjalanan konvoi menuju Langsa.

0 komentar:
Posting Komentar