News Update :

Junta Mesir Dirikan Republik Pisang

Senin, 05 Maret 2012

Mesir | Acehtraffic.com- Tokoh oposisi Mesir Mohamed ElBaradei seraya mengecam dewan militer karena membolehkan aktivis Amerika yang sedang tersandung kasus meninggalkan Kairo, mengatakan, para pemimpin militer telah membentuk sebuah "republik pisang."
 
Istilah republik pisang biasanya dipakai untuk menggambarkan ketidakstablitan dan ketergantungan sebuah negara dari sektor ekonomi dan politik kepada negara lain atau hanya memiliki satu produk ekspor.
 
"Beberapa negara adalah independen, tetapi beberapa yang lain memiliki sebuah republik pisang, sebuah republik buatan dan tidak realistis," kata ElBaradei, mengacu pada penguasa militer Mesir.
 
Menurut mantan Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ini, intervensi dalam sistem peradilan akan merusak demokrasi dan kebebasan, dan ini perlu pertanggung jawaban.
 
Sebanyak 43 aktivis asing dan Mesir, termasuk putra Menteri Transportasi Amerika Serikat Ray LaHood, telah dituduh menerima dana ilegal dan menjalankan aktivitas tidak sah di Mesir.
 
Pada hari Rabu, pemerintah Mesir mengizinkan warga Amerika untuk meninggalkan negara Arab itu dengan jaminan uang 32 juta pound. Sebanyak 16 warga Amerika meninggalkan Kairo dengan sebuah pesawat pemerintah Washington pada Kamis.
 
Keputusan itu membuat marah rakyat Mesir di seluruh spektrum politik. Mereka mengatakan, para jenderal yang berkuasa telah memberikan banyak tekanan kepada hakim untuk mencabut larangan perjalanan. Para hakim yang menangani kasus tersebut juga telah mengundurkan diri.
 
Sebelumnya, otoritas AS mengancam akan menghentikan bantuan militer tahunan senilai 1,5 miliar ke Mesir, jika masalah itu tidak diselesaikan.| Irib
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016