Tel Aviv | Acehtraffic.com- Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu menyatakan, Israel akan
melanjutkan serangan udara terhadap Jalur Gaza selama dianggap perlu. Senin 12 Maret 2012.
Hal itu dikemukakan Netanyahu, Minggu 11 Maret 2012 dalam sidang kabinet.
Ditujukannya kepada kelompok-kelompok muqawama Palestina di Jalur Gaza,
Netanyahu mengatakan, "Kami akan terus beraksi selama diperlukan".
Sejak Jumat 9 Maret 2012, 18 warga Palestina, termasuk seorang anak berusia 12
tahun, tewas dalam serangan udara Israel ke Jalur Gaza. Sabtu 10 Maret 2012,
ribuan pelayat ikut dalam prosesi pemakaman korban.
Pada acara pemakaman tersebut, Abdullah Shami, anggota Gerakan Jihad
Islam mengatakan, "Kami mengutuk kebungkaman masyarakat internasional,
termasuk Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB.
Karena sekarang jelas
bahwa Israel adalah pemerintah kriminal yang melanggar semua hukum
internasional. Oleh karena itu, kami berhak melawan penjajah. Kami
mengatakan kepada dunia bahwa kami akan membela rakyat dengan
menggunakan segala cara."
Jet tempur dan pasukan darat
Israel secara berkala menyerang Gaza sejak akhir Perang 22 Hari dengan
gerakan muqawama Palestina Hamas pada Desember 2008 dan Januari 2009.
Serangan itu merenggut nyawa lebih dari 1.400 warga Palestina. Sebagian
besar korban serangan adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak. | irib


0 komentar:
Posting Komentar