Iran | ACehtraffic.com - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menegaskan kembali peningkatan
perlawanan terhadap sanksi dan tekanan musuh dan mengubahnya menjadi
peluang bagi kemajuan dan pembangunan.
"Jika negara
melangkah untuk mencapai kemajuan, maka pasti akan mendapatkan hasil
yang sangat baik," kata Ahmadinejad dalam pertemuan dengan Menteri
Pertahanan Zimbabwe Emmerson Dambudzo Mnangagwa di Tehran, Selasa
(13/3).
"Iran dan Zimbabwe akan selalu bersama di
berbagai kancah internasional, karena kedua negara memiliki kesamaan
sikap dan terus melakukan usaha untuk mempromosikan nilai-nilai
kemanusiaan dan melayani kepentingan nasional mereka," tambahnya.
Ahmadinejad menyatakan keyakinannya bahwa upaya-upaya tersebut pasti
akan mengarah pada kemenangan akhir. Dia juga menyatakan kesediaan Iran
untuk memperluas hubungan dengan Zimbabwe.
Di pihak
lain, Menhan Zimbabwe menyatakan bahwa Harare dan Tehran menikmati
prinsip-prinsip yang sama tentang isu-isu global. Ditambahkannya,
Zimbabwe juga akan melawan tekanan asing dan sanksi demi kepentingan
nasional mereka.
Pada akhir kunjungan resmi Mnangagwa
ke Tehran pada Selasa, kedua negara menandatangani nota kesepahaman
terkait perluasan kerjasama pertahanan bersama. Kesepakatan itu
ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Iran Brigjend Ahmad Vahidi dan
mitranya dari Zimbabwe.
Selama empat hari di Tehran,
Mnangagwa mengadakan pembicaraan dengan Presiden Ahmadinejad, Menteri
Luar Negeri Ali Akbar Salehi dan Menhan Vahidi mengenai isu-isu bersama
serta perkembangan regional dan internasional.| AT | Irib |


0 komentar:
Posting Komentar